FOTO: Melihat Maha Kumbh Mela 2025, Festival Keagamaan Terbesar Dunia yang Dipadati Jutaan Manusia
Sebanyak 400 juta peziarah diperkirakan akan memadati Maha Kumbh Mela 2025. Peziarah tak hanya berasal dari India, tetapi juga datang dari negara-negara lain.
Maha Kumbh Mela atau Festival Kendi Besar resmi dimulai. Festival keagamaan terbesar dunia yang diadakan 12 tahun sekali ini berlangsung di Kota Prayagraj, India.
Sebanyak 400 juta peziarah diperkirakan akan memadati Maha Kumbh Mela 2025. Peziarah tak hanya berasal dari India, tetapi juga datang dari negara-negara lain.
Dalam festival yang berlangsung selama 45 hari ini, umat Hindu akan berendam di Sangam, pertemuan Sungai Gangga dan Sungai Yamuna dengan Sungai Saraswati yang mistis dan tak terlihat. Ritual ini dipercaya dapat menghapus dosa serta membawa keselamatan dari siklus kehidupan dan kematian.
Sebanyak 150.000 tenda didirikan untuk menampung para peziarah. Ribuan toilet dan sanitasi juga disediakan. Selain itu, drone dan kamera pengawas dikerahkan untuk meningkatkan keamanan bagi pengunjung.
Pada tahun 2017, UNESCO menempatkan Kumbh Mela dalam daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.
Umat Hindu Magelang melaksanakan Upacara Melasti di Tuk Mas sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi 2026. Ketahui makna penyucian buana agung dan buana alit dalam tradisi ini yang bertujuan membersihkan alam semesta dan diri.
Perayaan Mahashivaratri di Candi Prambanan pada 15 Februari 2026 menjadi sejarah baru, diwarnai 1.008 dipa dan irama damaru yang menggetarkan jiwa, menandai momentum refleksi spiritual dan penguatan kebersamaan di situs Hindu terbesar Indonesia.
Malam suci Mahashivaratri 2026 di Candi Prambanan dimeriahkan dengan penyalaan 1.008 dipa dan kumandang damaru, menciptakan atmosfer spiritual mendalam demi kedamaian dunia.
Ribuan umat Hindu, khususnya masyarakat Tamil, memadati Gua Batu di Malaysia untuk merayakan festival Thaipusam, sebuah momen sakral penuh pengorbanan dan spiritualitas yang menarik perhatian dunia.
Prambanan Shiva Festival 2026 kembali digelar, mengukuhkan Candi Prambanan sebagai pusat spiritualitas dan destinasi wisata budaya yang kaya makna bagi umat Hindu Nusantara dan dunia.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati secara resmi membuka Prambanan Shiva Festival 2026 di Candi Prambanan, menegaskan pentingnya festival ini dalam menghadirkan harmoni spiritual dan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.