Sorot
{{caption}}
Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem

{{caption}}
Pramono Minta Senayan City dan Plaza Senayan Terhubung Terowongan Bawah Tanah

{{caption}}
Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU

{{caption}}
Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem

{{caption}}
OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan

{{caption}}
KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi

Topik Terkait
{{caption}}
Ancaman Trump: Tarif 100 Persen Bagi Negara Penerap Pajak Digital

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor negara-negara yang menerapkan Pajak Digital, memicu ketegangan perdagangan global.

{{caption}}
Macron: UE Tak Boleh Ragu Gunakan Mekanisme Anti-Paksaan Hadapi Ancaman Tarif AS

Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan Uni Eropa siap mengaktifkan Mekanisme Anti-Paksaan UE untuk merespons ancaman tarif dari Amerika Serikat terkait isu Greenland. Akankah ini memicu perang dagang global yang lebih luas?

{{caption}}
Belanda Nilai Tarif AS soal Greenland Sebagai Bentuk Pemerasan

Sebelum ini, Trump memberikan peringatan kepada negara-negara yang menolak mendukung AS terkait isu Greenland, dengan ancaman kenaikan tarif.

{{caption}}
Prancis Kirim Sinyal Keras ke AS Soal Ingin Kuasai Greenland

Presiden Prancis memberikan tanggapan tegas setelah Trump mengumumkan bahwa kebijakan tarif baru akan mulai berlaku pada 1 Februari.

{{caption}}
Demokrat Senat AS Berupaya Blokir Tarif Trump Eropa di Tengah Ketegangan Greenland

Senat AS dari Partai Demokrat akan mengajukan RUU untuk blokir tarif Trump Eropa yang dinilai merusak ekonomi dan hubungan transatlantik, terutama terkait ambisi Trump atas Greenland.

{{caption}}
Terkejut dengan Rencana Tarif Trump, Menlu Denmark Respons Tegas Isu Greenland

Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menyatakan keterkejutannya atas rencana tarif Trump terkait Greenland, menegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut dan penguatan militer di Arktik.

{{caption}}
Donald Trump Kembali Tebar Ancaman: Terapkan Tarif 20 Persen untuk Uni Eropa

Sebelum batas waktu yang ditetapkan pada 1 Agustus, tampaknya perundingan antara kedua kekuatan tersebut terhenti.

{{caption}}
Donald Trump Minta Indonesia dan Negara Lain Bangun Pabrik di AS agar Tak Kena Tarif

Tarif tersebut berkisar antara 25 persen hingga 40 persen. Surat-surat tersebut ditujukan kepada para pemimpin negara.

{{caption}}
Info Terbaru: Donald Trump Tunda Batas Waktu Penerapan Tarif Hingga 1 Agustus 2025

Batas waktu tarif sebelumnya ditetapkan pada 9 Juli, menandai berakhirnya jeda 90 hari pada tarif tinggi.

{{caption}}
Donald Trump Bakal Kirim Surat ke 200 Negara soal Ketentuan Dagang Baru, Ini Bocoran Isinya

Amerika Serikat telah menangguhkan tarif dagang tertentu untuk setiap negara, termasuk Uni Eropa, hingga 9 Juli.

{{caption}}
Hubungan Trump dengan Uni Eropa Kembali Memanas, Apple Jadi Korban Baru

Langkah itu diambil setelah perundingan dagang antara AS dan blok Eropa tersebut kembali menemui jalan buntu.

{{caption}}
Uni Eropa Memanas, Siap Balas Kebijakan Tarif Impor Trump

Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa, Maros Sefcovic, terus menjalin komunikasi dengan mitra Amerika.

{{caption}}
Trump Klaim Selat Hormuz Tetap Terbuka, Iran Umumkan Penutupan Kembali

Iran kembali mengumumkan Selat Hormuz ditutup lantaran Israel masih terus membombardir Lebanon.

{{caption}}
Donald Trump Sebut PM Meloni 'Tak Akan Bisa Berteman Lagi' dengan AS, Picu Ketegangan AS Italia

Mantan Presiden AS Donald Trump melontarkan kritik pedas terhadap Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, menyatakan ia tidak akan lagi bisa berteman dengan AS, memicu Ketegangan AS Italia terkait isu Iran dan popularitas.

{{caption}}
AS-Iran Resmi Berdamai, Trump dan Pezeshkian Teken Kesepakatan di Tempat Berbeda

Di mana tempat Trump dan Pezeshkian berada ketika mereka menandatangani perjanjian damai antara AS dan Iran?

{{caption}}
Usai Damai dengan Iran, Trump Lempar Sindiran Pedas ke Netanyahu

Trump juga mengkritik cara pendekatan militer yang dilakukan oleh Netanyahu di kawasan Timur Tengah.

{{caption}}
OPINI: Perjanjian Amerika Serikat–Iran dan Pelajaran tentang Energi, Industri, serta Tatanan Dunia Baru

Selat Hormuz merupakan salah satu titik paling strategis dalam sistem energi dunia. Sekitar 20 juta barel minyak per hari melintasi jalur tersebut.

{{caption}}
Baru juga Capai Kesepakatan, Presiden AS Donald Trump Kembali Ancam Serang Iran

Trump juga menyatakan bahwa kesepakatan yang sedang dirancang akan menjamin Selat Hormuz terbuka secara permanen tanpa pungutan biaya.

{{caption}}
Belanda Perpanjang Status Siaga Kode Merah Akibat Gelombang Panas Ekstrem

Otoritas Belanda memperpanjang status siaga kode merah di empat provinsi karena Gelombang Panas Belanda yang ekstrem. Suhu mendekati 40 derajat Celsius, memicu kekhawatiran kesehatan dan pembatalan acara publik.

{{caption}}
Oman Ingatkan Eropa Soal Potensi Tarif Selat Hormuz, Status Quo Mustahil

Oman memberi sinyal kepada negara-negara Eropa mengenai kemungkinan pengenaan Tarif Selat Hormuz bagi kapal yang melintas, menandakan berakhirnya status quo pasca-konflik. Pembaca penasaran akan implikasinya.

{{caption}}
Menlu Iran Kritik Keras Eropa atas Bias Program Nuklir Iran

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melayangkan kritik tajam kepada Eropa karena dianggap bias terhadap program nuklir Iran yang diklaim damai, mendesak Eropa untuk bertanggung jawab atas klaim keliru.

{{caption}}
Eropa Memanas Paling Cepat di Dunia, Laporan Terbaru Ungkap Dampak Serius Perubahan Iklim

Berikut adalah laporan mengenai perubahan iklim yang disusun oleh WMO bekerja sama dengan ECMWF.

{{caption}}
Dubes Jerman Ungkap Perubahan Sikap AS, Eropa Diminta Perkuat Sistem Keamanan Sendiri

Menurutnya, keterlibatan dalam peperangan di Timur Tengah jadi salah satu contoh langkah AS yang bertindak sendiri daripada memimpin negara sekutunya.

{{caption}}
Trump Ancam NATO: Hukum Negara Sekutu yang Tolak Bantu AS Serang Iran

Presiden AS Donald Trump murka dan ancam hukum negara-negara NATO yang menolak bantu AS dalam operasi militer di Iran, menimbulkan ketegangan dalam aliansi dan keraguan atas solidaritas mereka.