Di Balik Kontroversi Scientology
Scientology kerap mengundang kontroversi, tetapi ada hal menarik di baliknya.
Di balik segala kontroversinya, scientology kerap bikin penasaran banyak orang. Lantas, apa sebenarnya scientology ini?
Berpegang Pada Ilmu Pengetahuan
Scientology berasal dari dua kata, yaitu 'scio' dari Bahasa Latin, yang artinya mengetahui. Sementara logos dari Bahasa Yunani yang berarti ilmu.
Singkatnya....
Scientology berpegangan pada ilmu pengetahuan dan mempercayai prinsip 'apa yang benar untukmu adalah benar'.
Lengkapnya, scientology merupakan ajaran yang menawarkan metodologi untuk menolong manusia mencapai kesadaran keberadaaan rohaninya melintasi masa hidupnya.
Scientology dibentuk oleh L. Ron Hubbard pada 1952. Ajaran ini mengajarkan filosofi pertolongan diri sendiri.
Dibentuk oleh L. Ron Hubbard
Gerejanya Modern
Bukan hanya bangunannya, penganutnya juga pakai pakaian rapi dan simpel. Di dalam gerejanya ada banyak buku, jadi sekilas lebih mirip perpustakaan raksasa dibandingkan seperti gereja pada umumnya.
Menariknya, siapapun bisa datang ke gereja scientology. Bahkan, ada tour guide-nya.
Tak hanya itu, gereja scientology juga menyediakan sesi konseling buat orang--orang yang mencari solusi buat masalah dalam hidupnya.
Tersebar di Seluruh Dunia
Gereja scientology dapat dijumpai di berbagai kota di seluruh dunia, termasuk di Washington D.C, New York, Johannesburg, Berlin, Madrid, Milan, London, Moscow, Tel Aviv, Tokyo, Melbourne, Sydney dan banyak lagi.