Heboh Hujan Jelly di Gorontalo, Ini Fakta Sebenarnya
Disebut hujan jelly itu terjadi di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara pada Sabtu (15/2)
Heboh unggahan di media sosial menyebut terjadi hujan jelly di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo, pada Sabtu (15/2) pukul 20.00 Wita. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo belum bisa memastikan kebenaran terkait hujan jelly tersebut.
Penjelasan BMKG
Koordinator Data dan Informasi BMKG Gorontalo, Roni Ridwan Bandani melalui keterangan resminya mengatakan untuk memastikan kebenaran unggahan terkait hujan jelly tersebut perlu penelitian lebih lanjut.
"Penyebab pastinya dibutuhkan penelitian lebih lanjut," ujarnya, Senin (17/2).
Roni mengatakan, ada sejumlah ada beberapa kemungkinan penyebab fenomena hujan jelly. Pertama, faktor proses biologis. Ia menyebut hujan jelly seringkali disebabkan oleh hewan laut kecil seperti ubur-ubur atau plankton yang terangkat ke atmosfer oleh badai atau angin kencang.
"Partikel gelatin dari organisme-organisme ini bisa jatuh bersama dengan hujan," kata Roni.
Faktor kedua, yakni fenomena Meteorologi. Ia menjelaskan angin yang sangat kuat bisa mengangkat bahan-bahan dari permukaan laut atau kolam, yang kemudian terbawa ke atmosfer dan turun kembali sebagai hujan ketika kondisi memungkinkan.
"Faktor ketiga, pencemaran atau Limbah. Beberapa kasus hujan jelly bisa juga terkait dengan limbah industri atau pencemaran air, yang menghasilkan bahan-bahan gelatin atau mirip jelly, meskipun hal ini sangat jarang dan lebih mengarah ke fenomena yang merusak lingkungan," kata dia.
Penjelasan Pengunggah
Usai heboh di medsos, akun pengunggah hujan jelly bernama Santi Malahedi memberikan klarifikasi. Dalam unggahan tersebut, Santi mengakui unggahannya tersebut membuah gaduh.
"Saya tidak bermaksud menyebarkan berita hoakS #KARENA Awalnya saya juga kaget setelah turun hujan melihat orang2 sudah ramai di jalan mengumpulkan jelly2 yg berserakan di jalan depan rumah smpai bberapa meter,,,karena kaget tanpa fikir panjang saya langsung ambil hp dan live mengatakan hujan jelly,karena di saat itu juga bbrpa warga kaget tiba2 ada jelly setelah turunnya hujan," tulisnya.
"Dan ternyata setelah saya telusuri secara detail sampai dengan malam ini detik ini,itu hanyalah permainan anak2 yg di hamburkan di jalan,saya sudah berusaha mencari kebenarannya dan baru malam ini saya mendapatkan jawabannya ,maka dari itu saya juga baru klarifikasi," ucapnya.