Leeds United Tegas: Jangan Cemooh Pemain yang Berbuka Puasa di Tengah Pertandingan
Leeds United meminta kepada para pendukungnya untuk menghormati jeda singkat agar pemain yang puasa bisa berbuka.
Leeds United mengajak para pendukungnya untuk menghormati jeda singkat yang akan berlangsung pada pertandingan putaran kelima Piala FA melawan Norwich City, yang dijadwalkan pada Minggu (08/03/2026). Jeda ini diberikan agar para pemain yang menjalankan ibadah Ramadan dapat berbuka puasa dengan baik.
"Kami meminta agar rasa hormat ditunjukkan saat jeda singkat tersebut berlangsung," ungkap Leeds United dalam pernyataannya.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Elland Road, markas Leeds, direncanakan kick-off pada pukul 16.30 waktu setempat.
Dalam pernyataan tersebut, klub menjelaskan bahwa wasit akan menghentikan permainan sejenak sekitar menit ke-75, setelah matahari terbenam di Leeds pada pukul 17.56 waktu setempat.
Penghentian sementara ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pemain dari kedua tim yang sedang berpuasa untuk mengonsumsi minuman dan suplemen energi, sesuai dengan protokol yang telah disepakati.
Salah satu pemain Leeds United yang diperkirakan akan berbuka puasa adalah striker Joel Piroe, sementara di kubu Norwich City, terdapat Ali Ahmed yang juga berstatus Muslim dan menjalankan puasa.
Belajar dari Insiden saat Lawan Manchester City
Imbauan untuk menghargai momen jeda dalam pertandingan muncul setelah insiden yang terjadi saat laga Leeds United melawan Manchester City pada 1 Maret lalu di Elland Road. Respons dari sebagian suporter yang berupa siulan dan cemoohan saat jeda tersebut menuai kritik yang luas, termasuk dari manajer Manchester City, Pep Guardiola.
Dalam pernyataan resmi mereka, Leeds United menegaskan pentingnya sikap yang lebih menghargai dari para pendukung dalam pertandingan melawan Norwich, yang juga merupakan klub mantan pelatih Leeds saat ini, Daniel Farke.
Selain itu, klub juga mengakui bahwa komunikasi kepada suporter sebelum pertandingan melawan Manchester City tidak cukup jelas. "Kami seharusnya lebih proaktif menjelaskan kepada para pendukung bahwa jeda seperti ini akan terjadi," lanjut pernyataan Leeds.
Tak Terlihat Penonton
Selain itu, Leeds menjelaskan pesan yang ditampilkan di layar besar Elland Road tidak dapat terlihat oleh sekitar 25 persen penonton di stadion. Situasi tersebut diperparah kebingungan akibat insiden sebelumnya saat menghadapi City di Stadion Etihad Stadium.
Ketika itu terjadi jeda karena cedera yang sempat dimanfaatkan sebagai waktu instruksi taktis oleh tim tuan rumah.Leeds United secara tegas mengecam setiap tindakan suporter yang mencemooh pemain yang menjalankan ibadah puasa.
"Leeds United dengan jelas mengecam siapa pun, baik di tribune tuan rumah maupun tim tamu, yang secara aktif mencemooh pemain yang menjalankan Ramadan dan memanfaatkan protokol ini untuk berbuka puasa," tulis klub.
"Pertandingan Minggu melawan Norwich City adalah kesempatan untuk menunjukkan wajah terbaik Leeds United, bahwa semua orang diterima di Elland Road," lanjut pernyataan tersebut.
Sumber: ESPN