Frustrasi di Buriram! Fabio Quartararo Acungkan Jari Tengah ke Motornya Sendiri
Frustrasi Fabio Quartararo terhadap motor Yamaha YZR-M1 dengan mesin V4 baru mencapai puncaknya pada hari pertama tes pramusim MotoGP di Buriram.
Frustrasi Fabio Quartararo terhadap motor Yamaha YZR-M1 yang dilengkapi mesin V4 baru mencapai puncaknya pada hari pertama tes pramusim MotoGP di Buriram, Thailand, Sabtu (21/02/2026).
Saking frustrasinya, juara dunia MotoGP 2021 itu bahkan terlihat mengacungkan jari tengah ke arah motornya sendiri.
Yamaha mengumumkan rencana untuk beralih dari desain mesin empat silinder segaris (Inline-4) yang telah lama mereka gunakan ke mesin V4 pada tahun 2024.
Tujuan dari proyek ini adalah untuk mempercepat kebangkitan mereka ke posisi terdepan di MotoGP dengan menyelaraskan mesin mereka dengan tim-tim lain di grid. Selain itu, proyek V4 juga dianggap sebagai upaya terakhir untuk meyakinkan Fabio Quartararo agar tetap bersama merek Jepang tersebut setelah musim ini.
Awal Sulit Proyek Mesin V4
Proyek mesin V4 Yamaha menghadapi tantangan besar di awal musim ini, dengan pramusim 2026 menjadi pengalaman yang sangat mengecewakan bagi pabrikan asal Jepang tersebut. Mereka kehilangan satu hari latihan di tes Sepang akibat masalah pada mesin, yang membuat Yamaha terpaksa menangguhkan semua pembalap demi keselamatan sambil menunggu hasil investigasi.
Meskipun Yamaha dapat kembali berpartisipasi pada hari terakhir tes Sepang, tampaknya mereka harus menggunakan putaran mesin yang lebih rendah karena mesin tersebut belum menunjukkan performa yang diharapkan.
Fabio Quartararo, salah satu pembalap mereka, juga mengungkapkan kurangnya semangat terhadap motor baru Yamaha yang ia coba sejak akhir tahun lalu.
Kecelakaan yang dialaminya pada hari pertama tes resmi di Sepang menyebabkan ia mengalami patah jari, sehingga Quartararo memutuskan untuk tidak melanjutkan sisa tes pramusim MotoGP di Sepang demi pemulihan.
Motor Yamaha Belum Banyak Kemajuan pada Tes di Buriram
Fabio Quartararo pun kembali ke lintasan pada hari pertama tes Buriram, Sabtu, tetapi Yamaha tampaknya belum membuat banyak kemajuan.
Bahkan kamera MotoGP kemudian menangkap momen berapi-api dari Fabio Quartararo di lintasan, di mana ia mengacungkan jari tengah ke motor barunya, sebelum gambar lain menangkapnya tampak putus asa di garasinya.
Adegan ini mengingatkan kita pada akhir pekan buruk Marc Marquez di Jerman tahun 2023, di mana ia memberikan isyarat yang sama kepada motor Honda dalam sesi latihan setelah motornya hampir membuatnya terjatuh.
Marquez terjatuh lima kali pada akhir pekan itu, di sirkuit yang telah ia dominasi sepanjang kariernya, dan benar-benar menandai awal dari akhir masa kebersamaan dengan pabrikan Jepang tersebut.
Rasa frustrasi Quartararo muncul karena ia tampaknya akan meninggalkan Yamaha untuk tahun 2027, dengan pembalap Prancis itu dikaitkan kuat dengan kepindahan ke Honda.
Sumber: Crash