Air Mata Fabio Quartararo Tak Terbendung Gara-Gara Gagal Juara 1 Akibat Masalah Motor
Rider Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, seharusnya menjadi pemenang di balapan utama MotoGP Inggris 2025 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone.
Balapan Utama MotoGP Inggris 2025 di Sirkuit Silverstone pada hari Minggu (25/05/2025) seharusnya menjadi milik pembalap dari Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo. Saat balapan di restart, Quartararo menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Memulai dari posisi terdepan, ia berhasil memimpin balapan selama sebelas lap sebelum mengalami masalah teknis pada motor Yamaha YZR-M1 yang dikendarainya.
Masalah teknis yang terjadi berkaitan dengan perangkat pengatur tinggi-rendah motor yang dikenal sebagai ride height device, yang mengalami kegagalan pada lap ke-12. Perangkat ini biasanya diaktifkan menjelang start balapan, namun dalam kasus Quartararo, teknologi tersebut tiba-tiba berfungsi sendiri saat ia memasuki Tikungan 6.
Akibat kejadian tersebut, Quartararo terpaksa menarik diri dari balapan. Juara dunia MotoGP 2021 ini tampak tidak dapat menahan air mata saat berada di pinggir lintasan setelah insiden yang mengecewakan itu.
Sangat menyakitkan
Air mata Quartararo mengalir deras karena kemenangan yang tampak begitu dekat akhirnya sirna. Terlebih lagi, kemenangan terakhirnya terjadi pada balapan MotoGP Jerman 2022. "Ini benar-benar menyakitkan," ungkap Quartararo setelah menyelesaikan balapan di Silverstone.
Ia menjelaskan, "Saya tahu, untuk bisa cepat hari ini, saya harus benar-benar mengerem sekuat tenaga dan itulah yang kulakukan sejak lap pertama, mengerem sangat telat, tidak terlalu banyak menggunakan ban belakang," lanjutnya.
Fabio Quartararo merasa sudah mengatur semua dengan baik, meskipun ada momen ketika Marco Bezzecchi memangkas jarak hingga empat atau tiga persepuluh detik. Namun, di lap berikutnya, ia berhasil merespons dan tetap melaju dengan baik.
"Tapi kami mengalami masalah dengan perangkat yang macet di bagian belakang, dan itu sangat disayangkan karena saya belum pernah merasa sebaik ini sejak lama dan semuanya terasa terkendali," tambahnya.
Fabio Quartararo
Dalam sesi wawancara dengan media, Quartararo tidak dapat menahan air matanya ketika ditanya mengenai apakah penampilannya di balapan MotoGP Inggris memberikan harapan untuk balapan selanjutnya. "Tentu saja ini memberiku harapan," katanya. "Namun, sial, apa yang terjadi hari ini sangat menyebalkan karena kami telah memperbaiki motor, dan ketika semuanya berjalan baik, kami tahu kami memiliki kecepatan," tambahnya. Kemenangan di Main Race MotoGP Inggris 2025 akhirnya diraih oleh Marco Bezzecchi, yang menandai kemenangan pertamanya bersama tim Aprilia.
Sumber: Crash