Byon Combat Showbiz Vol.7 Untuk Pertama Kalinya Digelar di Kuala Lumpur
Langkah ekspansi ini menjadi tonggak penting bagi Byon Combat dalam membawa panggung combat sports regional ke level yang lebih luas.
Ajang pertarungan combat sports yang semakin mendapat perhatian publik, Byon Combat Showbiz, kembali hadir dengan skala yang lebih besar. Untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, Byon Combat Showbiz Vol.7 akan digelar di luar Indonesia, tepatnya di World Trade Centre Kuala Lumpur, Malaysia, pada 25 April 2026.
Langkah ekspansi ini menjadi tonggak penting bagi Byon Combat dalam membawa panggung combat sports regional ke level yang lebih luas. Dengan kapasitas lebih dari 3.000 penonton, event ini akan menghadirkan rangkaian pertandingan seru mulai dari boxing hingga kickstriking, termasuk sejumlah laga perebutan sabuk bergengsi seperti ICB International Belt dan Byon Kickstriking Asia Title.
Menjelang pertandingan, Byon Combat telah digelar Press Conference perdana pada 12 Maret 2026 di SCTV Hall, Lantai 8, SCTV Tower, Jakarta, yang akan mempertemukan sejumlah petarung dari laga utama untuk pertama kalinya dalam sesi face-off.
Presiden Byon, Yoshua Marcellos Muliardo, mengatakan bahwa ekspansi ini merupakan langkah strategis yang telah lama dipersiapkan.
"Kenapa BYON memilih Malaysia? Karena sebagai IP yang ingin berkembang secara internasional, kami merasa penting untuk mulai menghadirkan event kami di luar Indonesia. Malaysia sendiri sudah terasa seperti second home bagi BYON, jadi rasanya kami memang harus punya event di sana. Ini juga menjadi pengalaman pertama bagi kami membawa seluruh tim produksi ke negara lain, tentu ada tantangan baru dari sisi produksi. Tapi kami sangat senang dan excited akhirnya bisa menghadirkan BYON Combat Showbiz di Malaysia. Ke depan, mungkin tidak hanya Malaysia, tapi kita mulai dulu dari sini," katanya.
Duel-Duel Panas yang Siap Memanaskan Ring
Beberapa pertandingan utama yang akan menjadi sorotan pada Byon Combat Showbiz Vol.7 antara lain:
Putra Abdullah vs Ronal Siahaan
Pertarungan Putra Abdullah dan Ronal kembali digelar untuk memperebutkan sabuk pertama Byon Kickstriking Asia Title dalam sejarah. Hingga saat ini, belum ada satu pun petarung tanah air yang mampu mengalahkan Ronal di ajang MMA maupun kickstriking. Di sisi lain, Putra merupakan Juara IFMA Youth World Championship, 4X National Gold Medalist, serta tercatat sebagai petarung termuda dalam sejarah yang tampil sebagai Main Event di Byon.
Pertemuan pertama antara Putra Abdullah dan Ronal sebelumnya berakhir draw setelah keduanya menjalani pertarungan sengit selama lima ronde. Namun, Ronal tidak sanggup melanjutkan pertandingan akibat cedera yang disebabkan oleh pelanggaran, sehingga judgement round dibatalkan dan keputusan yang diambil adalah immediate rematch untuk menentukan pemenang sekaligus memperebutkan sabuk bersejarah tersebut.
Fahri Alamsyah vs Kabilan Jelevan
Kabilan harus menelan kekalahan dari Fahri pada Byon Combat Showbiz edisi sebelumnya. Fahri bahkan menyatakan bahwa dirinya kini sudah memahami jurus rahasia Kabilan yang membuatnya menang pada pertarungan pertama. Meski demikian, kekalahan tersebut tidak membuat Kabilan menyerah. Ia bangkit kembali di atas ring dan berhasil mengalahkan Kallen, salah satu petarung terkeras asal Malaysia, secara brutal pada ronde pertama. Usai kemenangan tersebut, Kabilan secara terang-terangan menantang Fahri untuk menjalani rematch..
Nidal Mahmoud vs Adam Maulana
Nidal baru saja memenangkan sabuk ICB setelah mengalahkan Uncle Kong pada Byon Combat Showbiz edisi sebelumnya. Ia pun berjanji akan mempertahankan sabuk ICB sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai pemegang gelar.
Di sisi lain, Adam Maulana, seorang influencer tinju asal Indonesia, memiliki satu mimpi besar yang telah dipendam selama bertahun-tahun, yaitu membawa sabuk ICB pulang ke rumahnya. Kini, Adam dan Nidal akhirnya akan bertarung untuk memperebutkan sekaligus menentukan siapa yang berhak atas gelar ICB tersebut.
Winona Karamoy vs Emmabel Cassandra Eddyvicter
Winona merupakan salah satu influencer tinju wanita paling hebat di Indonesia dengan rekor tak terkalahkan, bahkan ia pernah menyatakan keinginannya untuk mengobrak-abrik panggung Byon Combat. Baru-baru ini muncul satu nama yang siap menantangnya, yaitu Emmabell Cassandra
Eddyvicter, seorang atlet wanita asal Malaysia. Emmabel merupakan atlet seni Muay Thai yang pernah meraih Bronze Medalist pada SUKMA 2024 Solo Wai Kru. Ia juga memiliki pengalaman bertanding sebagai atlet Muay Thai 6 tahun yang lalu dan telah mengoleksi 2 medali emas. Kini, Winona dan Emmabel akhirnya akan segera bertarung di atas ring di bawah aturan tinju.
Sun Go Kong vs Inwan
Sun Go Kong merupakan petarung yang sebelumnya menjalani pertarungan brutal melawan Juang Kadja Koro di Byon Madness. Sebagai ajang comeback-nya, Sun Go Kong menyatakan siap menghajar petarung Malaysia di kandang mereka sendiri setelah mengetahui bahwa Byon Combat Showbiz Vol.7 akan digelar di Malaysia.
Tantangan tersebut kemudian diterima oleh Inwan, seorang petarung Malaysia yang telah mencatatkan 127 pertarungan profesional sepanjang kariernya. Inwan juga dikenal memiliki serangan elbow yang sangat mematikan, hingga dijuluki oleh warga Malaysia sebagai 'Golden Elbow'.
Boy Prata vs Faisal “Sweethands” Giru
Faisal Giru baru saja meraih kemenangan atas Mitra di Byon Madness dan kini telah ditunggu Boy Prata di Malaysia. Secara peringkat, keduanya memang layak bertemu karena sama-sama berada di jajaran teratas kelas 55Kg. Faisal “Sweethands” Giru, pemilik julukan Bogem Surakarta, dikenal dengan gaya bertarung yang kerap dibandingkan dengan Max Holloway. Belakangan ini, Faisal juga sering disebut oleh para petarung senior sebagai salah satu generasi baru paling menjanjikan dari Indonesia.
Di sisi lain, Boy Prata merupakan peraih medali perak IFMA serta tiga kali juara nasional berturut-turut, sekaligus menjadi partner sparring bagi para petarung terkuat di Malaysia. Boy Prata juga merupakan petarung Malaysia yang pada edisi sebelumnya berhasil membuat jagoan Indonesia, Londo, kalah TKO secara brutal.
Kksam vs Aman Koboi
Aman Koboi memiliki deretan prestasi besar, mulai dari ajang SUKMA, kejuaraan nasional Malaysia, hingga tampil di SEA Games. Ia juga pernah meraih sabuk juara serta mengoleksi medali emas, perak, dan perunggu di level internasional, bahkan sempat dikenal sebagai petarung peringkat 1 Malaysia di kelasnya.
Aman Koboi menantang Kksam tepat setelah mengalahkan Weerian dengan sangat mudah di Byon Madness kemarin. Kksam pun langsung menerima tantangan tersebut dan bahkan naik ke atas ring untuk melakukan face off dengan Aman Koboi. Kksam sendiri dikenal sebagai anggota Clan KK dengan fight IQ tertinggi di antara para anggotanya.
Ammarul vs Haris Sofyan
Ammarul merupakan juara IFMA asal Malaysia yang terkenal dengan serangan headkick mengerikan. Pada edisi sebelumnya, Ammarul berhasil mengalahkan jagoan Indonesia, Serieal Effendy, secara brutal. Sebagai petarung Indonesia, Haris Sofyan ingin membalaskan kekalahan Serieal sekaligus merebut kembali harga diri bangsa.
Haris Sofyan sendiri dikenal sebagai petarung yang selalu mencetak KO terhadap lawannya di ronde pertama sepanjang tampil di Byon. Ia juga merupakan anggota Tim Nasional Indonesia yang pernah mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali perak di SEA Games 2023.
Tayang Eksklusif di Vidio
Seluruh rangkaian Byon Combat Showbiz Vol.7 dapat disaksikan secara eksklusif melalui Pay-Per-View di Vidio, memberikan akses bagi penggemar combat sports untuk menikmati pertandingan dengan kualitas tayangan terbaik.
Perwakilan Vidio, Dhini W Prayogo, SVP Content Acquisition & Partnership Vidio menegaskan pentingnya dukungan penonton terhadap platform resmi yang memiliki hak penayangan.
"Sebagai platform resmi dan eksklusif yang kembali menayangkan Byon Combat Showbiz, Vidio terus berkomitmen menghadirkan tayangan olahraga premium lengkap dan, berkualitas. Tahun ini untuk pertama kalinya, Byon Combat melebarkan sayap dengan menggelar event perdana di Malaysia. Langkah strategis ini penting untuk Vidio dalam rangka memperluas jangkauan audiens di luar Indonesia. Dan kami juga terus melakukan edukasi kepada publik agar terus menonton melalui platform resmi, baik bagi penggemar di tanah air maupun penonton internasional. Akses legal penonton dapat menikmati intensitas pertandingan dengan standar penyiaran kelas dunia tanpa kendala teknis. Praktik pembajakan tidak hanya merugikan pemegang hak dan platform, tetapi juga menghambat pertumbuhan industri kreatif dan olahraga di Indonesia maupun regional," ujar Dhini.
Komitmen ini juga diperkuat dengan langkah hukum terhadap praktik pembajakan digital, termasuk kasus siaran ilegal PPV Byon Combat Showbiz sebelumnya yang telah diproses secara hukum dan diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice, sekaligus menjadi pesan tegas bahwa industri kreatif tidak mentoleransi pelanggaran hak cipta.
Dengan duel lintas negara yang sarat rivalitas dan deretan petarung elite, Byon Combat Showbiz Vol.7 diproyeksikan menjadi salah satu event combat sports paling menarik di kawasan Asia Tenggara tahun ini.
Detail Penjualan Tiket Presale 1:
Penjualan dimulai hari Sabtu, 14 Maret 2026
Categori 1 : 140 RM
Categori 2 : 110 RM
Categori 3 : 35 RM
Detail Penjualan Pay-Per-View:
Penjualan dimulai hari Senin, 16 Maret 2026
Indonesia : Rp 59.000
Malaysia : RM 17
Negara lain : USD 6
Pembelian PPV dapat dilakukan melalui platform Vidio