Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Menteri Teuku Riefky Harsya secara resmi menyatakan apresiasi serta dukungan penuh terhadap Byon Combat. Event ini diakui sebagai Intellectual Property (IP) yang memiliki daya saing global di kancah internasional. Dukungan ini disampaikan dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, 22 November.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi potensi besar Byon Combat dalam mendorong kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Selain itu, event ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta menarik investasi signifikan. Kehadiran Kementerian Ekraf bertujuan untuk memberikan dukungan konkret dan mengkolaborasikannya dengan para pegiat ekonomi kreatif di Indonesia.
Menteri Ekraf menjelaskan bahwa Byon Combat tidak hanya menyuguhkan pertandingan olahraga, tetapi juga mengembangkan karakter petarung yang kuat. Event ini juga kaya akan storytelling, desain visual yang menarik, merchandising, hingga format konten yang atraktif dan inovatif.
Advertisement
Advertisement
Menteri Teuku Riefky Harsya menyoroti bagaimana Byon Combat telah tumbuh menjadi sebuah IP event yang unik dan komprehensif. Event ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sebuah platform yang mengintegrasikan berbagai elemen ekonomi kreatif. Dari pengembangan karakter petarung hingga desain visual, semua aspek diolah secara profesional.
"Kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif di sini juga untuk memberikan dukungan dan mengolaborasikannya dengan para pegiat ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Menteri Ekraf. Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan industri kreatif. Byon Combat dianggap mampu menjadi wadah ideal untuk pengembangan talenta nasional di bidang olahraga dan hiburan.
Pemerintah juga berkomitmen untuk mendukung para kreator konten dan pelaku digital di Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya pengembangan IP Indonesia agar semakin dikenal dan mendunia. Byon Combat menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi ini dapat terwujud.
Advertisement
Advertisement
Dalam kiprahnya yang baru dua tahun, Byon Combat telah berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Event ini memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui Byon Combat Showbiz Vol.5. Pencapaian ini menunjukkan kualitas dan popularitas acara yang tinggi di mata masyarakat.
Predikat “Pertunjukan Olahraga Kombat dengan Transaksi Pay-Per-View Terbanyak melalui Penyedia Layanan Streaming (Vidio)” diraih oleh event kelima tersebut. Ini membuktikan bahwa Byon Combat memiliki daya tarik komersial yang kuat. Pencapaian ini juga menunjukkan potensi besar dalam monetisasi konten digital.
Menteri Ekraf optimis bahwa Byon Combat mampu menjadi jembatan yang efektif. "Kami meyakini Byon Combat mampu menjadi jembatan antara olahraga penuh energi dengan seni visual yang kreatif,” jelas Menteri Ekraf. Visi ini selaras dengan upaya pemerintah untuk mendorong ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif.
Advertisement
Advertisement
CEO Byon, Yoshua Marcellos, menyambut positif dukungan yang diberikan oleh Kementerian Ekraf. Ia menilai bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang penting. Tujuannya adalah untuk memajukan ekonomi kreatif yang berbasis pada olahraga pertarungan atau combat sport di Indonesia.
Yoshua Marcellos mengungkapkan rasa dihargai atas perhatian pemerintah terhadap industri ini. “Kementerian Ekraf membuat kompetisi sebagai ruang baru untuk mendorong ekraf nasional. Kami merasa dihargai dan optimistis industri combat sport Indonesia memiliki potensi untuk menembus pasar global,” kata Yoshua. Ini menunjukkan semangat positif dari pelaku industri.
Dukungan ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi Byon Combat dan IP event sejenisnya. Dengan dukungan pemerintah, industri combat sport Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Hal ini termasuk menembus pasar global dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews