Tujuh Pemain Inggris yang Harus Berganti Klub
Musim panas ini, bursa transfer menjadi kesempatan baru bagi beberapa pemain Inggris yang sedang mengalami penurunan karier.
Musim transfer panas menjadi kesempatan yang dinantikan oleh beberapa pemain Inggris yang kariernya tengah mengalami penurunan. Mereka berasal dari klub-klub besar seperti Manchester United, Chelsea, dan Manchester City.
Sebagian dari mereka pernah menjadi bintang timnas Inggris pada Euro 2020, namun kini penampilan mereka tidak secerah dulu. Ada di antara mereka yang kesulitan untuk mendapatkan waktu bermain, sementara yang lain harus berjuang menghadapi cedera atau memilih klub yang kurang tepat.
Banyak dari mereka yang sebelumnya dianggap sebagai calon bintang masa depan sepak bola Inggris, namun saat ini perjalanan karier mereka tampak menjauh dari harapan. Musim panas ini bisa menjadi momen penting untuk memulai kembali. Berpindah klub mungkin menjadi satu-satunya jalan agar karier mereka bisa bersinar lagi. Berikut adalah tujuh pemain Inggris yang membutuhkan klub baru pada musim panas ini.
Kalvin Phillips
Kalvin Phillips merupakan salah satu pemain yang namanya sempat berkibar, namun kariernya mengalami penurunan yang drastis setelah Euro 2020. Meskipun ia menunjukkan performa yang mengesankan bersama tim nasional Inggris, sayangnya, ia tidak mampu mengulangi prestasi tersebut di level klub. Kepindahannya ke Manchester City pada tahun 2022 dengan nilai transfer mencapai 45 juta pounds ternyata menjadi titik balik yang kurang menguntungkan bagi kariernya.
Pinjaman yang dijalaninya ke West Ham dan Ipswich juga tidak memberikan dampak yang berarti bagi performanya. Saat ini, Phillips harus segera menemukan klub yang dapat memberinya kesempatan untuk bermain secara reguler. Kembali ke Leeds United mungkin menjadi pilihan terbaik baginya, asalkan masalah terkait gaji dapat diselesaikan.
Ben Chilwell
Ben Chilwell seharusnya berada di titik tertinggi dalam kariernya saat ini. Namun, kenyataan yang ada justru berbeda, di mana ia tidak termasuk dalam rencana pelatih Enzo Maresca di Chelsea. Berbagai cedera yang dialaminya telah mengakibatkan penurunan performa yang signifikan. Di Crystal Palace, ia hanya diberikan dua kesempatan untuk bermain sejak dipinjamkan. Meskipun ia berhasil mencetak gol di pertandingan terakhir musim ini, masa depannya masih terbilang tidak pasti. Selain itu, Crystal Palace juga tidak menunjukkan keinginan untuk mempermanenkan statusnya di klub.
Aaron Ramsdale
Aaron Ramsdale pernah menjadi pemain kunci bagi Arsenal, namun ia akhirnya terdepak dari skuad utama. Kepindahannya ke Southampton pada bulan Januari memberikan kesempatan untuk mengembalikan performa terbaiknya. Sepanjang paruh kedua musim, ia menunjukkan penampilan yang konsisten dan penuh percaya diri. Ia mampu tampil solid di bawah tekanan, bahkan terlihat lebih unggul dibandingkan dengan level kompetisi Championship. Meskipun ia merasa betah di Southampton, tetap bertahan di divisi dua bukanlah pilihan yang ideal. Leeds United yang sedang mencari kiper berpengalaman bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Ramsdale.
Raheem Sterling
Raheem Sterling pernah menjadi pemain kunci bagi tim nasional Inggris, namun saat ini ia tidak lagi menjadi bagian dari skuad inti Chelsea. Enzo Maresca bahkan mengungkapkan bahwa sulit bagi Sterling untuk mendapatkan waktu bermain yang cukup. Peminjaman ke Arsenal tidak memberikan kontribusi yang berarti, di mana ia hanya tampil sebagai starter sebanyak tujuh kali dan gagal mengembalikan performa terbaiknya. Meskipun kecepatannya tidak sebaik dulu, Sterling masih memiliki kelebihan yang bisa dimanfaatkan. Klub-klub promosi mungkin menjadi pilihan yang ideal untuk memberinya kesempatan bermain dengan peran yang lebih signifikan.
Jack Grealish
Jack Grealish bergabung dengan Manchester City dengan harga yang sangat tinggi, namun saat ini ia hanya berperan sebagai pemain cadangan. Pada musim lalu, ia hanya diturunkan sebagai starter sebanyak tujuh kali di Premier League. Total waktu bermainnya dalam dua musim terakhir bahkan tidak mencapai 1.800 menit.
Hal ini jelas jauh dari harapan yang seharusnya dimiliki untuk seorang pemain dengan nilai transfer mencapai 100 juta pounds. Di usianya yang ke-29, Grealish membutuhkan lebih dari sekadar kesempatan bermain dari bangku cadangan. Mungkin pindah ke klub lain bisa menjadi solusi untuk mengembalikan performanya ke level yang lebih baik.
Jadon Sancho
Jadon Sancho sebelumnya berharap dapat menghidupkan kembali kariernya ketika dipinjamkan ke Chelsea pada musim lalu. Namun, ia masih kesulitan untuk menunjukkan performa yang konsisten dan sulit untuk masuk ke dalam skuad utama. Dalam 31 pertandingan di semua kompetisi, ia belum mampu bermain sebaik saat ia bersinar di Dortmund. Kepercayaan dirinya tampak belum pulih sejak mengalami masa-masa sulit di Manchester United.
Sancho kini disebut-sebut akan kembali pindah, dengan kemungkinan peminjaman yang sangat terbuka. Bergabung dengan klub di luar Inggris mungkin menjadi pilihan terbaik untuknya dalam usaha menemukan kembali permainan terbaiknya.
Marcus Rashford
Peminjaman Marcus Rashford ke Aston Villa mungkin belum sepenuhnya menjawab berbagai kritikan yang ada, namun setidaknya hal ini mengingatkan publik akan bakat yang dimilikinya. Dalam 14 penampilan, ia berhasil mencetak dua gol dan memberikan empat assist. Gaya permainan Rashford kembali memperlihatkan kecepatan serta kekuatan, ditunjang oleh pergerakan tanpa bola yang sangat efektif. Perlahan, sorot mata kosong yang pernah terlihat saat bermain di Old Trafford mulai memudar.
Baru-baru ini, Newcastle menjadi klub terbaru yang disebut-sebut tertarik untuk merekrutnya. Rashford kini membutuhkan seorang pelatih yang mampu mengoptimalkan potensi yang ia miliki serta memberinya kesempatan untuk bermain secara reguler dalam skuad utama. Dengan dukungan yang tepat, ia berpotensi untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya dan menjadi salah satu pemain kunci di klub mana pun yang ia bela.