Perbandingan Karier Anak Luis Milla, STY dan Patrick Kluiver di Sepak Bola, Siapa Paling Menonjol?
Justin Kluivert menarik perhatian publik akhir pekan lalu setelah berhasil mencetak hattrick kedua dalam kompetisi Premier League musim 2024/2025.
Terdapat fakta menarik terkait pelatih Timnas Indonesia sejak tahun 2017 hingga saat ini. Dari enam pelatih yang menjabat dalam periode tersebut, tiga di antaranya memiliki anak yang kini berkarier sebagai pemain sepak bola. Sejak 2017, Timnas Indonesia telah dipimpin oleh enam pelatih berbeda, yaitu Luis Milla (2017-2018), Bima Sakti (2018), Simon McMenemy (2019), Yeyen Tumena (2019), Shin Tae-yong (2020-2025), dan Patrick Kluivert (2025-sekarang).
Menariknya, dari enam nama tersebut, Luis Milla, Shin Tae-yong, dan Patrick Kluivert adalah pelatih yang memiliki anak-anak yang berprofesi sebagai pemain sepak bola profesional. Saat ini, mereka berusaha keras untuk mengikuti jejak sukses ayah mereka.
Justin Kluivert, anak dari Patrick Kluivert, baru-baru ini mencuri perhatian publik dengan mencetak hattrick kedua di Premier League 2024/2025. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak pelatih Timnas Indonesia tidak hanya mewarisi bakat dari orang tua mereka, tetapi juga berusaha untuk membangun nama besar mereka sendiri di dunia sepak bola.
Lalu, bagaimana perjalanan karier anak-anak pelatih Timnas Indonesia lainnya?
Luis Milla memiliki anak yang bermain di La Liga
Luis Milla (Aspas) pernah berkiprah di Barcelona, Real Madrid, serta Timnas Spanyol. Dia kemudian menurunkan bakat sepak bola kepada putranya, yang juga bernama Luis Milla (Manzanares). Meskipun membawa nama besar ayahnya, perjalanan karier Luis Milla Manzanares tidaklah mudah. Dia memulai langkahnya di tim muda Atletico Madrid sebelum melanjutkan karier di klub-klub divisi bawah di Spanyol.
Pada tanggal 30 Juli 2020, Luis Milla Manzanares mendapatkan peluang yang baik. Dia bergabung dengan Granada yang berlaga di La Liga dan menandatangani kontrak selama empat tahun. Sejak tahun 2022, pemain berusia 30 tahun ini telah menjadi bagian penting di Getafe dan berkontribusi sebagai salah satu pemain kunci di lini tengah tim.
Dua anak asuh Shin Tae-yong
Shin Tae-yong memiliki dua putra yang kini berkarier sebagai pemain sepak bola profesional. Anak pertamanya, Shin Jae-won, saat ini membela Seongnam FC. Sementara itu, anak keduanya, Shin Jae-hyuk, bermain untuk klub Nanyangju FC. Shin Jae-won pernah berpartisipasi dalam tim nasional Korea Selatan U-17, namun hingga saat ini belum memiliki penampilan di level senior. Sebelumnya, dia juga sempat bermain di beberapa klub di K League 1, tetapi kini ia berkompetisi di K League 2 bersama Seongnam FC.
Shin Jae-hyuk, yang baru berusia 23 tahun, berposisi sebagai winger dan penyerang tengah. Dia pernah dipanggil untuk memperkuat tim nasional Korea Selatan U-18. Setelah bermain di K League 2, saat ini Shin Jae-hyuk aktif di K4 League untuk musim 2024/2025. Dengan pengalaman yang dimilikinya, diharapkan dia dapat menunjukkan performa yang lebih baik dan berkontribusi positif bagi timnya.
Anak Patrick Kluivert
Patrick Kluivert memiliki empat orang anak yang kini mengikuti jejaknya sebagai pemain sepak bola. Salah satu di antara mereka yang cukup terkenal adalah Justin Kluivert, yang saat ini bermain untuk Bournemouth di Premier League. Justin meraih kesuksesan bersama Ajax Amsterdam, mirip dengan prestasi yang diraih oleh sang ayah. Namun, setelah pindah ke AS Roma, karier Justin sedikit mengalami penurunan. Sejak musim 2023/2024, Justin telah bergabung dengan Bournemouth dan hingga kini telah mencatatkan tiga caps bersama Timnas Belanda.
Selain Justin, Patrick Kluivert juga memiliki tiga anak lainnya yang aktif berkarier di dunia sepak bola. Mereka adalah Quincy Kluivert yang bermain untuk AVV Zeeburgia, Ruben Kluivert yang kini membela Casa Pia, serta Shane Kluivert yang saat ini merupakan bagian dari tim Barcelona U-18. Keempat anak Patrick menunjukkan bakat dan dedikasi yang tinggi dalam olahraga ini, melanjutkan warisan sepak bola yang telah dibangun oleh ayah mereka.