Kata Pep Guardiola Jelang Laga Manchester City Vs Real Madrid, Sebut Tak Takut Dipecat
Pep Guardiola menegaskan bahwa ia tidak merasa cemas akan kemungkinan dipecat meski Manchester City kalah dari Real Madrid di Liga Champions.
Pep Guardiola menyatakan bahwa ia tidak merasa cemas akan kemungkinan dipecat jika Manchester City mengalami kekalahan melawan Real Madrid di Liga Champions. Ia menegaskan bahwa posisinya di klub tidak terancam. Manajer City ini, yang baru saja memperpanjang kontrak selama dua tahun pada bulan November, berpendapat bahwa profesi seperti dokter, arsitek, dan guru tidak akan ditanya tentang ancaman terhadap pekerjaan mereka di saat-saat sulit.
Manchester City telah mengalami 11 kekalahan dari 23 pertandingan terakhir dan hanya berhasil menempati posisi ke-22 di fase grup Liga Champions, yang berarti mereka harus menjalani play-off dua leg melawan Real Madrid, tim yang telah meraih gelar juara sebanyak 15 kali. Namun, Guardiola, yang telah meraih trofi Liga Champions sebanyak tiga kali, tidak merasa khawatir bahwa City akan memecatnya. Ia mengatakan, "Tidak. Saya tidak tahu apakah seorang dokter ditanya pertanyaan itu, atau apakah seorang arsitek ditanya pertanyaan itu, atau apakah seorang guru ditanya pertanyaan itu."
Guardiola juga menambahkan, "Saya tahu bahwa di semua stadion, mereka mengatakan kepada saya bahwa saya akan dipecat besok, di pagi hari, ketika kami kalah. Tapi tidak, saya tidak punya perasaan seperti itu. Saya jelas di sini, dan saya masih memiliki posisi ini, karena apa yang telah kami menangkan dalam beberapa tahun terakhir. Jika tidak, saya mungkin tidak akan berada di sini."
Silahkan Lihat Nanti
Guardiola mengungkapkan ketidakpastiannya mengenai performa tim City saat pertandingan dimulai. Ia menyatakan bahwa timnya dulunya merupakan mesin yang hebat, tetapi kini situasinya berbeda. "Tentu saja akan baik untuk melanjutkan untuk klub, untuk gengsi memenangkan kompetisi ini. Saya suka merasa bahwa kami dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan, kami ada di sana. Sekarang saya akan merasa, ya, tim ini konsisten, kami bisa melakukannya."
Lebih lanjut, Guardiola menambahkan bahwa saat ini ia merasa bingung mengenai pemain yang akan diturunkan. "Sekarang ini seperti, saya tidak tahu. Saya tahu rencana permainan besok, saya tahu cara kami ingin bermain. Saya masih ragu untuk pemilihan pemain, karena saya masih memiliki cedera dan orang-orang kembali. Tetapi pada saat yang sama, selalu dalam jenis undian dan kompetisi ini, saya sangat optimis dan tenang. Kita lihat saja apa yang terjadi," sambung dia.
Tidak konsisten Akibat Cedera
Guardiola menyatakan bahwa banyaknya cedera yang dialami oleh Manchester City turut memengaruhi performa tim yang tidak stabil. "Anda tidak pernah tahu sebelum pertandingan apa yang akan terjadi, bagaimana mereka bereaksi. Tetapi selalu ada perasaan dengan para pemain bahwa para pemain selalu ada di sana. Sekarang kami memiliki banyak cedera, para pemain sedikit naik dan turun," ujarnya.
Ia menambahkan, "Kami tidak konsisten. Apa yang mendefinisikan tim itu dalam dekade terakhir adalah kami adalah mesin yang luar biasa setiap tiga hari." Hal ini menunjukkan bahwa tanpa konsistensi, tim tidak bisa meraih kesuksesan yang telah mereka capai sebelumnya. Guardiola menekankan pentingnya stabilitas dalam performa tim untuk dapat bersaing di level tertinggi dan meraih gelar juara.
"Jadi jika tidak, kami tidak dapat memenangkan enam Liga Inggris dalam tujuh tahun dan memenangkan trofi luar biasa yang kami inginkan. Dan setelah itu kami bisa menang, kalah karena lawan bagus, tetapi kami tidak konsisten," katanya.