Erick Thohir Buka Suara soal Posisi Direktur Teknik PSSI yang Lowong: Lihat Februari 2025
Erick Thohir, Ketua PSSI, memberikan tanggapan mengenai posisi Direktur Teknik PSSI yang kosong setelah Indra Sjafri jadi pelatih Timnas Indonesia U-20.
Ketua PSSI, Erick Thohir, memberikan penjelasan mengenai posisi Direktur Teknik PSSI yang kosong sejak Indra Sjafri diangkat menjadi pelatih Timnas Indonesia U-20 pada Agustus 2023. Menurut Erick Thohir, jabatan Direktur Teknik akan diisi setelah Patrick Kluivert resmi mulai bertugas sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Patrick Kluivert dijadwalkan akan memulai tugasnya dengan menghadapi Timnas Australia sebagai tuan rumah pada 20 Maret 2025, diikuti dengan menjamu Timnas Bahrain di SUGBK, Jakarta, lima hari setelahnya. Pertandingan tersebut merupakan bagian dari Grup C pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. "Untuk Direktur Teknik, nanti setelah Patrick Kluivert menjalankan tugasnya dan target-targetnya," jelas Erick Thohir usai acara BNIDirect Appreciation Night di Jakarta pada Rabu (15/1/2025). "Nanti pada Februari 2025, kami lihat untuk posisi Direktur Teknik, tahun ini agenda banyak sekali," tambahnya.
Beragam Kompetisi
Erick Thohir menyebutkan beberapa turnamen yang akan datang, termasuk Piala Asia U-17 2025, Piala Asia U-20 2025, serta putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 untuk zona Asia. Selain itu, ada juga kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dan SEA Games 2025. "Nanti Direktur Teknik akan mencoba fokus di timnas U-23, U-20, ataupun U-17," ucap Erick Thohir. Ia menambahkan, "Jadi, biar ada yang mencoba, tapi tugasnya Direktur Teknik ke depan tentu bagaimana menciptakan filosofi sepak bola kita," jelas mantan bos Inter Milan ini.
Dalam pernyataannya, Erick Thohir menegaskan pentingnya mempersiapkan tim nasional untuk berbagai kompetisi mendatang. Ia berharap bahwa dengan fokus pada timnas U-23, U-20, dan U-17, akan ada perkembangan yang signifikan dalam filosofi permainan sepak bola Indonesia. Hal ini menunjukkan komitmen untuk membangun fondasi yang kuat bagi masa depan sepak bola nasional. Dengan adanya dukungan dari Direktur Teknik, diharapkan dapat tercipta strategi yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
Peran Seorang Direktur Teknik
Berdasarkan Handbook for Technical Directors yang diterbitkan oleh FIFA, posisi Direktur Teknik sangat krusial dalam mendefinisikan dan mengarahkan program pengembangan teknis di tingkat nasional. Tanggung jawab utama Direktur Teknik mencakup aspek teknis, dengan penekanan khusus pada peningkatan jumlah pemain, pengembangan sepak bola untuk remaja dan wanita, serta peningkatan dalam pendidikan pelatih, penelitian, dan dokumentasi.
Peran Direktur Teknik tidak hanya terbatas pada pengembangan pemain, tetapi juga meliputi penguatan struktur sepak bola secara keseluruhan. Dalam konteks ini, mereka diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan sepak bola di semua tingkatan, mulai dari grassroot hingga tingkat profesional. "Direktur Teknik bertanggung jawab atas sisi teknis dengan fokus utama pada peningkatan jumlah pemain, pengembangan sepak bola remaja dan wanita, serta peningkatan pendidikan pelatih, penelitian, dan dokumentasi." Dengan demikian, keberadaan mereka sangat vital untuk kemajuan sepak bola di suatu negara.