Ange Postecoglou Terancam Dipecat Tottenham, Ini Calon Penggantinya
Ange Postecoglou dilaporkan berada di tepi pemecatan dari posisi pelatih Tottenham Hotspur.
Ange Postecoglou dilaporkan berada di ambang pemecatan dari Tottenham Hotspur. Manajer Burnley, Scott Parker, disebut-sebut sebagai kandidat pengganti. Parker baru saja berhasil membawa Burnley naik ke Premier League dari Championship dalam upaya pertamanya setelah mengambil alih kursi kepelatihan dari Vincent Kompany pada musim panas lalu. Menurut informasi dari The Sun, ada kemungkinan Parker akan meninggalkan Turf Moor untuk bergabung dengan Tottenham.
Meskipun ia pernah mengalami kesulitan saat melatih Fulham dan Bournemouth, Parker memiliki sejumlah pendukung di dalam manajemen Tottenham, termasuk ketua klub Daniel Levy. Levy mengapresiasi filosofi permainan Parker dan percaya bahwa kedatangannya tidak akan banyak mengganggu proses transisi dalam menggantikan Postecoglou.
Ditentukan akhir tahun
Sumber dari Spurs mengungkapkan kepada The Sun bahwa masa depan Ange akan ditentukan pada akhir tahun ini. "Ini akan menjadi musim panas yang penting bagi Spurs. Jika mereka berhasil meraih kemenangan di Liga Europa, maka sangat kecil kemungkinan Ange akan pindah ke klub lain," ujarnya.
"Dia akan diberikan kesempatan untuk memulai musim yang baru dan berusaha memperbaiki nasib Spurs di Premier League," tambahnya. "Namun, jika awal musimnya buruk, maka tekanan yang dihadapi akan menjadi sangat besar dan dia bisa saja pergi pada saat Natal."
Scott Parker
Seorang sumber dalam klub menyebutkan bahwa terdapat banyak diskusi dan aktivitas yang berlangsung di balik layar terkait rencana darurat mengenai kehidupan setelah kepergian Ange. "Scott Parker adalah nama yang semakin banyak dibicarakan. Pekerjaan yang telah dilakukannya di Burnley telah menggarisbawahi, sekali lagi, betapa hebatnya dia sebagai pelatih muda," ungkapnya.
"Ada pandangan di antara banyak orang di klub bahwa dia bisa menjadi bos potensial untuk Spurs, tetapi dewan tahu jika mereka mengganti manajer saat ini, mereka perlu mendapatkan posisi berikutnya."
Dalam konteks ini, banyak pihak di klub sedang mempertimbangkan langkah-langkah strategis untuk menghadapi kemungkinan perubahan besar. Mereka percaya bahwa Scott Parker memiliki potensi yang sangat baik untuk memimpin tim di masa depan. Hal ini menunjukkan bahwa klub tidak hanya memikirkan situasi saat ini, tetapi juga merencanakan langkah-langkah ke depan untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan tim. Dengan adanya diskusi ini, jelas bahwa klub berkomitmen untuk menemukan pemimpin yang tepat jika situasi memaksa mereka untuk mengambil keputusan besar.
Apa alasan memilih Parker?
Parker dianggap sebagai calon yang menarik untuk posisi manajer Spurs. "Mungkin masih terlalu dini untuk Parker. Tetapi dia jelas seseorang yang mungkin akan berakhir di ruang ganti Spurs suatu hari nanti," tegasnya. Pada tahun 2021, Spurs hampir memilih Parker ketika dia menjabat sebagai manajer Fulham, namun pada akhirnya keputusan itu tidak terwujud.
"Spurs hampir saja menunjuk Parker pada tahun 2021 ketika dia menjadi manajer Fulham. Tetapi, pada akhirnya, dia gagal." Seiring berjalannya waktu, pengalaman yang diperoleh Parker semakin menambah daya tariknya sebagai calon manajer yang potensial untuk klub tersebut.