Bek tengah andalan Tottenham Hotspur, Cristian Romero, dilaporkan mengalami cedera serius yang berpotensi mengakhiri musimnya lebih awal. Pemain internasional Argentina ini diperkirakan akan menepi dari lapangan hijau hingga delapan pekan ke depan. Kabar ini menjadi pukulan telak bagi Spurs yang sedang berjuang keras di Liga Inggris.
Cedera yang dialami Romero adalah cedera ligamen kolateral medial, sebuah kondisi yang membutuhkan waktu pemulihan signifikan. Cedera ini didapatkannya saat membela tim dalam laga debut pelatih Roberto De Zerbi, di mana Tottenham harus mengakui keunggulan Sunderland dengan skor 0-1 di Stadium of Light. Insiden ini menambah daftar panjang tantangan yang harus dihadapi klub asal London Utara tersebut.
Pada pertandingan tersebut, Romero ditarik keluar lapangan pada menit ke-70 dan digantikan oleh Kevin Danso. Pelatih De Zerbi sempat mengungkapkan kekhawatirannya setelah laga, "Mungkin iya (cedera Romero di bagian lututnya), tapi saya tidak mau mengatakan apa pun sampai kita tahu lebih banyak," ujarnya. Ia berharap cedera ini tidak terlalu parah, mengingat pentingnya peran Romero bagi tim.
Advertisement
Advertisement
Cedera yang menimpa Cristian Romero secara spesifik adalah cedera ligamen kolateral medial (MCL), yang umumnya terjadi pada lutut. Fabrizio Romano, jurnalis sepak bola terkemuka, mengonfirmasi bahwa cedera ini akan membuat Romero absen selama 6-8 minggu. "Musim Cuti Romero bersama Tottenham hampir berakhir karena ia akan absen selama 6-8 minggu. Romero mengalami cedera ligamen kolateral medial," tulis Fabrizio Romano melalui akun X resminya.
Pelatih Roberto De Zerbi tidak dapat menyembunyikan kekhawatirannya pasca-pertandingan melawan Sunderland. Ia menekankan betapa krusialnya Romero bagi skuadnya. "Kita belum tahu (seberapa parah cederanya). Kita harus melihat beberapa hari ke depan. Saya harap ini bukan masalah besar bagi kami karena dia pemain penting bagi kami, orang baik, pemain top, kepribadian hebat, dan kami membutuhkannya untuk menyelesaikan musim dan mencapai tujuan kami," tambah De Zerbi.
Absennya Romero menjadi masalah besar bagi Tottenham Hotspur, terutama mengingat posisi mereka di klasemen Liga Inggris. Kekalahan dari Sunderland membuat Spurs terperosok ke zona degradasi, menempati posisi ke-18 dengan koleksi 30 poin. Kehilangan bek andalan di momen krusial ini tentu akan mempersulit upaya tim untuk bangkit dan mengamankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Advertisement
Sepanjang musim ini, Cristian Romero telah menjadi salah satu pilar penting di lini belakang Spurs. Ia tercatat telah memainkan 32 pertandingan, menyumbangkan enam gol, dan empat assist. Kontribusi ofensifnya yang signifikan dari posisi bek tengah menunjukkan betapa besar pengaruhnya di dalam tim, baik dalam bertahan maupun menyerang.
Advertisement
Meskipun harus absen panjang, ada kabar baik terkait prospek pemulihan Cristian Romero. Ia diperkirakan akan pulih sepenuhnya sebelum gelaran Piala Dunia 2026. Turnamen akbar empat tahunan ini akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dimulai pada 11 Juni dan berakhir pada 19 Juli 2026.
Bagi tim nasional Argentina, kehadiran Romero di Piala Dunia 2026 sangat dinantikan. Sang juara bertahan akan memulai petualangan mereka di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Jordania. Pertandingan pertama Argentina dijadwalkan pada 17 Juni melawan Aljazair di Stadion Arrowhead, Kansas.
Fabrizio Romano juga memberikan jaminan terkait kesiapan Romero untuk membela negaranya di ajang internasional tersebut. "Ia diperkirakan akan pulih dan siap bermain di Piala Dunia 2026 bersama Argentina," tulis Romano. Ini menjadi angin segar bagi penggemar Argentina yang berharap Romero dapat kembali memperkuat lini pertahanan tim.
Advertisement
Sumber: AntaraNews