Yuki Kato Mendadak Rajin Belajar Masak di Rumah, Persiapan Naik Pelaminan?
Yuki mengaku sedang berusaha meningkatkan keterampilan, termasuk dalam hal memasak.
Yuki Kato membagikan alasan menarik di balik keputusannya untuk belajar memasak. Ia tidak melakukannya untuk menunjukkan kemampuan di depan orang lain, tetapi karena merasa tertantang komentar adiknya di rumah. Hal ini diungkapkan Yuki saat ia dijumpai di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Yuki mengaku sedang berusaha meningkatkan keterampilan, termasuk dalam hal memasak. Namun, dorongan utama untuk belajar muncul ketika adiknya sering menggoda dirinya yang belum mahir dalam memasak.
"Jadi aku mau minta makanan, dek mau makanan dong terus dia bilang 'masak aja sendiri, oh iya gak bisa yaa, ha ha ha,' gitu," Yuki mengenang momen tersebut sambil tertawa.
Jadi Motivasi
Ucapan ringan itu ternyata mampu membangkitkan semangat Yuki. Ia mengakui merasa sakit hati karena kelelahan dan rasa laparnya, tetapi justru mendapat ledekan dari adiknya.
"Gue laper gitu loh," tambahnya dengan gaya humoris yang menjadi ciri khasnya.
Nyaman Masak Sendiri
Saat ini, Yuki mulai melakukan berbagai eksperimen di dapur. Ia mengungkapkan sudah mencoba berbagai jenis masakan, mulai dari yang sederhana hingga yang lebih menantang, seperti fillet ayam dengan bumbu yang diraciknya sendiri.
"Nasi goreng, kalau lagi iseng dan mau berkreasi gitu paling kayak chicken fillet, terus pake bumbu yang biasa simple aja," ujarnya.
Selalu Minta Masukan
Walaupun Yuki sudah mulai mahir memasak, ia tetap meminta saran dari anggota keluarganya. Ia sering bertanya kepada ibunya dan adiknya mengenai rasa masakannya.
"Aku masih nanya-nanya juga sama adik aku kayak gimana cara masaknya, ini enak gak? kurang apa? gitu-gitu," tutur bintang sinetron ini.
Reaksi Sang Adik
Sayangnya, ketika Yuki mencoba untuk menunjukkan hasil masakannya kepada adiknya, respons yang diterimanya tidak sesuai harapan.
"Kan gue yang, 'bilang aja gue udah keren sekarang,' 'ya ya,'" ungkap Yuki sambil mengangkat bahu.
Meskipun adiknya belum sepenuhnya mengakui kemampuannya, Yuki tetap merasa bahagia karena ia telah berhasil mandiri dalam memasak. Ia percaya keterampilan memasak merupakan kemampuan dasar yang sangat penting dimiliki oleh setiap orang.