Siap Geser 'KKN Desa Penari' Sebagai Film Terlaris Sepanjang Masa, 'Jumbo' Tembus 9,5 Juta Penonton
Film Jumbo diperkirakan akan menggeser KKN di Desa Penari dari posisi teratas sebagai film terlaris di Indonesia.
Film Jumbo diperkirakan akan mengambil alih posisi KKN di Desa Penari, yang telah menduduki puncak daftar film terlaris Indonesia selama 3 tahun. Hal ini dikarenakan Jumbo telah berhasil menarik perhatian sekitar 9,5 juta penonton.
Sebagai perbandingan, KKN di Desa Penari yang disutradarai Awi Suryadi, mampu mengumpulkan 10,06 juta penonton sebelum turun dari layar bioskop. Informasi mengenai jumlah penonton Jumbo yang mencapai 9,5 juta diumumkan melalui akun Instagram resmi film tersebut pada Rabu, 14 Mei 2025.
Selama 45 hari tayang di bioskop, Jumbo masih memiliki sekitar 2.000 jam pertunjukan yang tersisa. Di sisi lain, film Pengepungan di Bukit Duri, yang disutradarai Joko Anwar, juga mencatatkan angka penonton yang cukup signifikan, yaitu 1,85 juta.
Berdasarkan data dari situs pemantau film Cinepoint, berikut enam film dengan jumlah jam pertunjukan tertinggi di bioskop Indonesia saat ini:
- Final Destination Bloodlines: 3.230 (opening)
- Jumbo: 2.074 (-26.7 persen)
- Pembantaian Dukun Santet: 1.769 (-21.4 persen)
- Thunderbolts: 1.174 (-46.3 persen)
- Sayap Sayap Patah 2: 625 (-16.6 persen)
- Pengepungan di Bukit Duri: 461 (-29.7 persen)
Penotn Jumbo Tembus 9 Juta Penonton
Sehubungan dengan keberhasilan meraih 9.568.290 juta penonton, para aktor dan tim produksi film Jumbo menyampaikan rasa syukur mereka. Momen-momen long weekend seperti Paskah, Hari Buruh, dan Hari Raya Waisak ternyata berkontribusi signifikan terhadap peningkatan jumlah penonton.
"Gak berhenti bersyukur karena hari ini udah 9.568.290 orang ikutan ketawa Jumbo ngeliat Don, Nurman, Mae, dan Meri dikejar Atta!" demikian bunyi pengumuman yang diposting di akun Instagram resmi film Jumbo.