Film Agak Laen Menyala Pantiku Pecahkan Rekor, Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

Film Agak Laen Menyala Pantiku berhasil mencetak sejarah baru di industri perfilman nasional, menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan raihan penonton fantastis. Simak detail pencapaian luar biasa ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Film Agak Laen Menyala Pantiku Pecahkan Rekor, Jadi Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa
Film Agak Laen Menyala Pantiku berhasil mencetak sejarah baru di industri perfilman nasional, menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan raihan penonton fantastis. Simak detail pencapaian luar biasa ini! (AntaraNews)

Jakarta, 3 Januari 2026 – Industri perfilman Indonesia kembali mencatat sejarah baru dengan capaian gemilang film komedi “Agak Laen: Menyala Pantiku!”. Film garapan sutradara Muhadkly Acho ini secara resmi dinobatkan sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Per 2 Januari 2026, “Agak Laen: Menyala Pantiku!” telah berhasil menarik perhatian 10.250.000 penonton di seluruh bioskop Indonesia. Angka fantastis ini mengukuhkan posisinya di puncak box office nasional, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh film animasi “JUMBO” (2025) dan “KKN di Desa Penari” (2022).

Kesuksesan luar biasa ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim produksi Imajinari, tetapi juga turut mendongkrak total akumulatif penonton film Indonesia sepanjang tahun 2025 yang mencapai lebih dari 80 juta orang. Film ini mulai tayang di bioskop sejak 27 November 2025, dan terus menunjukkan performa impresif sejak hari pertama penayangannya.

Pencapaian Gemilang Film Agak Laen Menyala Pantiku

Film “Agak Laen: Menyala Pantiku!” telah resmi memecahkan rekor sebagai film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang sejarah. Dengan total 10.250.000 penonton per 2 Januari 2026, film ini berhasil menggeser dominasi film-film sebelumnya yang pernah menduduki posisi teratas.

Sebelumnya, predikat film terlaris dipegang oleh “JUMBO” yang dirilis pada tahun 2025, dan sebelum itu oleh “KKN di Desa Penari” pada tahun 2022. Pencapaian “Agak Laen: Menyala Pantiku!” ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat Indonesia terhadap karya sinema lokal, khususnya genre komedi yang segar dan menghibur.

Film ini berhasil menarik 272.846 penonton pada hari pertama penayangannya, sebuah indikasi kuat minat publik yang tinggi. Keberhasilan ini menempatkan Muhadkly Acho sebagai sineas yang mampu membukukan jutaan penonton untuk filmnya, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sutradara komedi paling berpengaruh di industri perfilman Indonesia saat ini.

Dukungan Penonton dan Apresiasi Tim Produksi

Penulis sekaligus sutradara “Agak Laen: Menyala Pantiku!”, Muhadkly Acho, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh kru dan pemeran, serta dukungan tak henti dari para penonton. “Terima kasih juga untuk seluruh penonton yang telah mendukung film ini untuk bisa terus berjalan hingga akhirnya mencapai titik ini, sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa,” katanya.

Produser Ernest Prakasa melalui akun media sosialnya juga mengungkapkan apresiasi serupa. Ia mendedikasikan pencapaian ini untuk seluruh kru dan pemain yang telah memberikan kepiawaiannya dalam karya ini. “Selamat kawan, kita baru saja mengukir sejarah. Terima kasih penonton bioskop Indonesia. Terima kasih banyak. Ini semua ulah kalian,” tulis Ernest.

Antusiasme penonton yang membeludak sejak hari pertama rilis, dengan banyak yang memuji humor segar dan cerita yang matang, menjadi faktor kunci kesuksesan film ini. Berbagai platform media sosial juga ramai dengan ulasan positif dan perbincangan publik yang menduduki trending topik.

Melanjutkan Kesuksesan Sekuel Mandiri Agak Laen

“Agak Laen: Menyala Pantiku!” merupakan sekuel mandiri dari film “Agak Laen” yang tayang pada tahun 2024. Meskipun berdiri sendiri, film ini berhasil melanjutkan dan bahkan melampaui kesuksesan pendahulunya.

Film ini dibintangi oleh kuartet komika populer, yaitu Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga. Mereka memerankan empat detektif yang kariernya terancam karena sering melakukan kecerobohan. Sebagai kesempatan terakhir, mereka diberi misi rahasia untuk menyusup ke sebuah panti jompo guna memburu seorang buronan kasus pembunuhan.

Petualangan mereka di panti jompo memicu berbagai kekacauan dan komedi situasi yang absurd, menjadi daya tarik utama film ini. Kehadiran aktor-aktor senior seperti Jajang C. Noer dan Chew Kin Wah juga memberikan kedalaman cerita, tidak hanya menghadirkan tawa tetapi juga pesan emosional tentang hubungan keluarga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi