Sutradara film Jumbo, Ryan Adriandhy, mengungkapkan rasa syukurnya melalui akun Twitter pribadinya setelah filmnya berhasil mencapai 9 juta penonton dalam waktu 40 hari tayang di bioskop seluruh Indonesia. Kini, film Jumbo menempati posisi ketiga dalam daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa, hanya kalah dari film Agak Laen dan KKN di Desa Penari.
Dalam cuitannya, ia menuliskan, "40th day, 9 million. 9 million. Nine. Million. I don't know what else to say. Thank you (Hari ke-40, 9 juta. Sembilan juta. Sembilan. Juta. Gue enggak ngerti lagi harus ngomong apa. Terima kasih)"
Sebelumnya, Showbiz Liputan6.com telah mengonfirmasi informasi mengenai pencapaian film Jumbo yang berhasil meraih 9 juta penonton kepada produser Visinema Studios, Angga Dwimas Sasongko, yang juga membenarkan kabar tersebut.
"Ya, (film Jumbo) sudah 9 juta penonton. Terima kasih," saat dihubungi melalui telepon Jumat (9/5) malam. P
encapaian ini menunjukkan betapa besar antusiasme penonton terhadap film tersebut dan membuktikan karya ini berhasil menarik perhatian masyarakat luas.
Advertisement
Hari Raya Waisak yang jatuh pada Senin (12/5/2025) memberikan kesempatan istimewa bagi film Jumbo. Menurut informasi yang dirilis oleh situs pemantau film Cinepoint, jumlah penonton film tersebut meningkat pesat pada hari Jumat lalu, mencapai angka 70 ribuan.
Berikut adalah data penontonnya:
Pembantaian Dukun Santet: 71.305, total penonton 154.370
Jumbo: 70.775, total penonton 9.028.237
Thunderbolts: 39.613, total penonton 997.659
Final Destination 6: 35.683
Sayap Sayap Patah 2: 26.557, total penonton 66.069
Pengepungan di Bukit Duri: 18.577, total penonton 1.787.046
Peningkatan jumlah penonton ini menunjukkan film Jumbo semakin diminati oleh masyarakat. Dengan total penonton yang mencapai 9.028.237, film ini semakin mengukuhkan posisinya di industri perfilman saat ini. Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi para produser dan tim kreatif yang terlibat dalam pembuatan film tersebut.
Advertisement
Dengan hasil yang sangat memuaskan, tidak mengherankan jika bioskop memutuskan untuk meningkatkan jumlah jam tayang atau showtime film Jumbo pada hari Sabtu, 10 Mei 2025.
Berikut adalah data yang diambil dari situs Cinepoint:
Jumbo: 2.396 (+39.71 persen)
Pembantaian Dukun Santet: 2.166 (+0.28 persen)
Thunderbolts*: 1.807 (+17.26 persen)
SayapSayapPatah2: 1.061 (-6.60 persen)
Tabayyun: 628 (-29.91 persen)
Pengepungan di Bukit Duri: 601 (-5.80 persen)
Berdasarkan data yang ada, terlihat jumlah jam tayang film Jumbo lebih banyak dibandingkan dengan salah satu film besar dari Hollywood, yaitu Thunderbolts. Hal ini mendapatkan tanggapan positif dari Ryan Adriandhy yang menyatakan,
"Alhamdulillah. Selamat #NontonJUMBOLagi dengan 2.396 layar," melalui akun Twitter-nya kemarin. Kini, muncul pertanyaan apakah jumlah penonton film Jumbo akan mampu mengalahkan KKN di Desa Penari?
Advertisement