Perjuangan Deden Ikut Audisi D'Academy 7 di Jakarta, Rela Berangkat Subuh dan Basah-Basahan dari Purwakarta Ke Ibu Kota
Demi mengikuti audisi D'Academy 7 di Jakarta, Deden yang berangkat subuh dari Purwakarta dan rela basah-basahan.
Audisi terbuka untuk ajang pencarian bakat dangdut D'Academy 7, kini telah sampai di kota terakhirnya, Jakarta. Acara ini diadakan di Studio Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada hari Minggu (4/5).
Ratusan peserta dari berbagai daerah berkumpul untuk menunjukkan kemampuan mereka. Salah satu peserta yang menarik perhatian Deden Supriatna, asal Purwakarta.
Demi mengikuti audisi, Deden menunjukkan dedikasi luar biasa dengan datang sejak pagi buta. Deden diketahui berangkat dari Purwakarta pada pukul 03.00 dini hari dengan menggunakan bus.
Di tengah perjalanan dia kehujanan dan terpaksa mengganti bajunya di dalam bus sebelum mencapai lokasi audisi.
"Subuh-subuh hujan-hujanan, pakai baju. Udah pakai baju cuma harus ganti karena kehujanan. Ganti baju di bis," ungkap Deden saat ditemui di lokasi audisi.
Sering Tampil di Berbagai Lomba
Di usia 21 tahun, Deden telah memiliki kecintaan yang mendalam terhadap dunia musik, khususnya tarik suara, sejak masa kecilnya. Ia mengungkapkan sering bernyanyi di berbagai acara dan aktif berpartisipasi dalam kompetisi menyanyi sejak masih di bangku SMP hingga SMK.
"Iya dari panggung ke panggung, dari kecil. Suka ikut lomba," ucapnya.
Tampil Percaya Diri
Meskipun acara ini merupakan kompetisi besar yang diikuti ribuan peserta, Deden mengaku tidak merasakan rasa gugup. Sebaliknya, ia tampil dengan penuh percaya diri dan bertekad menjadikan momen ini sebagai pengalaman yang berharga dalam hidupnya.
"Pede. Lolos nggak lolosnya gimana nanti," ujarnya.
Pakai Kostum Terinspirasi Nassar
Deden memutuskan untuk mengenakan busana yang megah dengan nuansa budaya Sunda dalam penampilannya. Ia terinspirasi gaya Nassar yang terkenal ekspresif saat berada di atas panggung.
"Kayak nari-nari gitu, ada kerajaannya juga. Kan Sunda, cuma karena harus Hedon, saya harus terlihat megah gitu," ungkap Deden.
Untuk kostum tersebut, ia menyewanya, sedangkan sepatu yang digunakan miliknya sendiri. Dengan pilihan busana ini, Deden berharap dapat menampilkan keindahan budaya Sunda sambil tetap menunjukkan kesan glamor yang sesuai dengan tema acara.
Properti Ketinggalan di Rumah
Deden menceritakan telah menyiapkan beberapa atribut tambahan untuk penampilan saat audisi. Namun, sayangnya, semua properti tersebut tertinggal di rumahnya.
"Ya, kan kayak kak Nassar gitu. Tadinya ada sayap-sayapnya, cuma ketinggalan. Di audisi ini saya harus tampil beda, harus effort. Yang penting jadi pengalaman," tuturnya.
Idolakan Lesti dan Melly
Ketika ditanyakan mengenai sosok idolanya di ajang D'Academy, Deden dengan jelas menyebutkan nama Lesti dan Melly. Ia mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kompetisi ini juga dipengaruhi oleh kecintaannya terhadap kedua idola tersebut.
"Karena saya suka sama dedek Lesti, makanya ikutan. Karena saya juga suka nyanyi dari kecil, motivasi juga ingin banggain orang tua," ujar Deden penuh semangat.