Pengakuan Ria Ricis Pernah Alami Baby Blues, Sempat Bentak Moana yang Baru Umur 4 Bulan Lalu Nangis hingga Minta Maaf
Ria Ricis berbagi pengalamannya menghadapi baby blues ketika Moana masih kecil hingga akhirnya meneteskan air mata sambil meminta maaf.
Menjadi seorang ibu merupakan sebuah perjalanan emosional yang sarat dengan berbagai tantangan, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menjalani peran tersebut. Pengalaman ini juga dirasakan YouTuber Ria Ricis, yang dengan terbuka mengungkapkan sempat mengalami baby blues ketika putrinya, Moana, baru berusia sekitar empat bulan.
Dalam sebuah video, ia menceritakan pengalaman emosionalnya saat menghadapi tekanan yang datang sebagai seorang ibu baru. Ria Ricis mengaku merasa sangat stres pada saat itu.
Tangisan Moana yang tak kunjung reda membuatnya merasa kewalahan, hingga tanpa disadari membentak putrinya. Namun, setelah itu, justru menangis dan merasakan penyesalan yang mendalam atas reaksi yang ditunjukkannya kepada Moana.
Kisah Ria Ricis ini berhasil menyentuh hati banyak orang, terutama para ibu yang mungkin juga mengalami situasi serupa. Berikut perjalanan Ria Ricis dalam menghadapi pengalaman baby blues yang dialaminya.
Ria Ricis Akui Alami Baby Blues
Ria Ricis, yang kini menjadi seorang ibu baru, menghadapi banyak tekanan dalam merawat bayinya. Dia merasakan beban stresnya semakin meningkat ketika Moana, sang buah hati, sering menangis tanpa henti.
Dalam situasi tersebut, Ria berusaha sekuat tenaga untuk mengatasi tantangan yang dihadapinya. Keterbatasan pengalaman sebagai ibu membuatnya merasa bingung dan tertekan, terutama saat Moana terus menangis.
Dengan segala usaha yang dilakukan, Ricis berharap dapat menemukan cara yang tepat untuk mengatasi situasi tersebut dan memberikan yang terbaik bagi putrinya.
Ria Ricis Kewalahan Hadapi Moana saat Menangis
Dalam sebuah video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, Ricis menceritakan betapa Moana, putrinya, terus-menerus menangis, terutama ketika ingin digendong. Situasi ini membuat Ricis merasa semakin tertekan, mengingat dia juga sedang menghadapi kondisi emosional yang tidak stabil.
Ricis mengungkapkan merasa kesulitan untuk menenangkan Moana, sekaligus berusaha mengendalikan emosinya sendiri. Dalam keadaan seperti itu, tantangan untuk menjadi orang tua semakin berat, karena ia harus menghadapi dua perasaan yang saling bertentangan.
Tak Sengaja Bentak Moana
Dalam keadaan stres dan kelelahan, Ricis tanpa sengaja membentak Moana. Ia mengakui saat itu merasakan kehilangan kontrol atas emosi dan mengekspresikannya dengan suara yang keras kepada putri.
Namun, setelah beberapa saat dia menyadari reaksi tersebut bukanlah tindakan yang benar. Ricis merasa sikapnya justru menambah rasa bersalah yang ada dalam dirinya.
Merasa Bersalah dan Ikut Menangis
Setelah mengeluarkan kata-kata yang keras kepada Moana, Ria Ricis langsung merasakan penyesalan yang mendalam. Dalam sekejap, rasa bersalah itu menghampirinya, dan ia pun segera meminta maaf kepada Moana.
Ria kemudian memeluk dan menggendong Moana dengan penuh kasih sayang, menunjukkan betapa besar rasa cintanya kepada anak tersebut. Tindakan tersebut mencerminkan keinginannya untuk memperbaiki keadaan dan menjalin kembali kedekatan di antara mereka.
Sadar Alami Baby Blues
Ricis akhirnya menyadari tengah mengalami baby blues, sebuah kondisi yang umum dialami para ibu setelah melahirkan. Kondisi ini disebabkan perubahan hormon serta tekanan emosional yang tinggi.
Dia mulai memahami perasaan stres dan frustrasi yang dirasakannya tidak hanya mempengaruhi dirinya, tetapi juga dapat berdampak negatif pada kesehatan dan kesejahteraan anaknya.
Dengan kesadaran ini, Ricis berusaha untuk mencari cara untuk mengatasi perasaannya. Ia menyadari pentingnya dukungan dari orang-orang terdekat dan profesional untuk membantu melewati masa sulit ini, agar ia bisa menjadi ibu yang lebih baik bagi buah hatinya.
Cara Ricis Kelola Baby Blues
Setelah melewati pengalaman emosional yang mendalam, Ricis mulai berupaya menemukan cara untuk mengatasi perasaannya. Ia berusaha untuk tetap tenang saat menghadapi situasi ketika Moana menangis, dan ia pun menyadari betapa pentingnya dukungan dari keluarga serta orang-orang terdekat di sekitarnya.