Hujan Deras, Rumah Mewah Pedangdut Ira Swara Terendam Banjir
Rumah Ira Swara yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengalami banjir yang cukup parah hingga air masuk ke dalam ruangan.
Curah hujan yang mengguyur Jakarta menyisakan pengalaman tidak menyenangkan bagi pedangdut Ira Swara. Rumahnya yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengalami banjir hingga air masuk ke dalam ruangan.
Ira Swara menjelaskan bahwa hunian tersebut adalah rumah lama milik suaminya yang telah mereka tempati kembali selama dua tahun terakhir. Ia merasa terkejut saat hujan deras menyebabkan banjir di Jakarta.
"Kita sih enggak pernah ngerasain banjir sebelumnya. Oh ini pertama kali. Jadi kita tinggal di Tanjung Priok sebenarnya ini rumah kecil suami dulu, kita sempat pindah-pindah," ungkap Ira Swara di Kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, pada Senin (19/1).
"Kita baru kembali lagi ke Priok kurang lebih 2 tahun terakhir. Nah ini benar-benar pertama kalinya air sampai masuk ke rumah," ujar Ira Swara mengaku merasa panik ketika melihat air mulai masuk ke dalam rumah. Terlebih lagi, banyak barang-barang sensitif air yang masih diletakkan di lantai bawah saat hujan terus mengguyur.
"Pokoknya hujannya dari dini hari sampai siang, banjirnya mulai jam 8 pagi. Kamar kakak di bawah kalau aku di atas, aku malahan bangun tidur. Pas aku lihat story kakak 'banjir sudah masuk ke dalam' baru aku mulai turun," jelas Ira Swara.
Sang putri, Yunia Syahrie, juga merasakan dampak dari banjir tersebut karena kamar pribadinya berada di lantai dasar. Ia menyebutkan bahwa ketinggian air bervariasi di setiap sudut ruangan, mulai dari semata kaki hingga setinggi lutut orang dewasa.
"Sampai sebetis, ada yang semata kaki, ada yang agak tinggi. Kamar aku paling depan satu lantai sama ruang tamu, itu setinggi betis juga. Jadi barang-barang aku sempat gitarnya kerendam sedikit, tapi sempat diselamatin. Soalnya airnya naiknya perlahan-lahan," tambah Yunia Syahrie.
Barang-bara Rusak
Meskipun air tidak langsung naik, beberapa barang pribadi tetap terkena dampak dari genangan tersebut. Menurut Ira Swara, ada sejumlah barang yang mengalami kerusakan, khususnya benda-benda yang disimpan dalam wadah plastik atau koper.
"Enggak terlalu parah sih, lebih ke baju-baju di plastik, koper-koper, kursi-kursi di bawah begitu," ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tidak semua barang rusak parah, penyimpanan yang kurang tepat dapat menyebabkan kerusakan pada barang-barang tertentu.
Situasi ini menggarisbawahi pentingnya cara penyimpanan barang, terutama saat menghadapi kemungkinan banjir atau genangan air. Dengan kata lain, perlunya perhatian lebih terhadap lokasi penyimpanan barang-barang berharga agar tidak terendam air. Pengalaman yang dialami Ira Swara ini bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan barang-barang penting mereka.
"Enggak terlalu parah sih, lebih ke baju-baju di plastik, koper-koper, kursi-kursi di bawah begitu," ungkapnya, menandakan bahwa kerusakan tetap bisa dihindari jika langkah pencegahan diambil sebelumnya.
Kondisi rumah saat ini sangat berantakan
Pembersihan rumah dapat dilakukan secara menyeluruh setelah genangan air benar-benar surut dari semua sudut rumah. Momen bersih-bersih ini menjadi kesempatan bagi keluarga besar untuk berkumpul, karena kebetulan bersamaan dengan perayaan ulang tahun adiknya.
"Ramai-ramai sih di rumah, ada mama, ada tante, kebetulan pas lagi ulang tahun adik aku juga. Iseng diposting di media sosial, ternyata responsnya ramai, pada mau ke rumah padahal rumahnya lagi berantakan," jelas Ira Swara.
Setelah genangan surut, kegiatan pembersihan rumah dapat dilakukan secara menyeluruh. Kegiatan ini juga menjadi ajang berkumpul keluarga, karena bertepatan dengan perayaan ulang tahun adiknya.
"Ramai-ramai sih di rumah, ada mama, ada tante, kebetulan pas lagi ulang tahun adik aku juga. Iseng diposting di media sosial, ternyata responsnya ramai, pada mau ke rumah padahal rumahnya lagi berantakan," ungkap Ira Swara.
Barang-barang elektronik telah diamankan
Pengalaman yang dialami oleh Ira Swara memberikan pelajaran penting untuk selalu lebih waspada. Saat ini, ia mulai merapikan kembali penempatan barang-barang di rumahnya, khususnya peralatan elektronik, agar lebih aman jika banjir terjadi lagi.
"Ya, barang-barang elektronik terutama diamankan. Kerugian materiil enggak ada yang parah, Alhamdulillah," ungkap Ira Swara.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4184518/original/088526100_1665147962-hujan_2.jpg)