Di Usia 70 Tahun, Mpok Atiek Tetap Cantik dan Eksis Berkat Perawatan Rutin
Mpok Atiek menyatakan bahwa ia memilih untuk tidak menjalani prosedur bedah plastik demi menjaga penampilan alaminya.
Sosok Mpok Atiek hingga kini masih aktif mewarnai dunia hiburan di Tanah Air. Meskipun usianya sudah mencapai 70 tahun, komedian dan aktris senior ini tetap tampak bugar dengan wajah yang terlihat kencang dan awet muda.
Mpok Atiek memiliki rahasia tersendiri untuk menjaga penampilannya agar tetap segar saat tampil di depan kamera. Ia mengungkapkan bahwa ia rutin melakukan berbagai perawatan kecantikan di usia senjanya.
"Ya kita hidup kan kepengen tetap cantik walaupun umur sudah tua, iya kan, MasyaAllah. Kalau kita pas ada di TV melihat reot banget, dimatikan tuh TV-nya, reot banget mukanya. Kalau ini kan kencang, iya kan. Jadi orang, ih masih sedep nih dilihat walaupun sudah tua gitu," kata Mpok Atiek saat di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/3).
Menjaga eksistensi di dunia hiburan memang menuntut para artis untuk selalu memberikan penampilan terbaik bagi penontonnya. Bagi Mpok Atiek, penampilan yang terawat merupakan salah satu modal utama agar dirinya tetap percaya diri saat menerima berbagai tawaran pekerjaan di layar kaca.
Meskipun menginginkan hasil yang maksimal, Mpok Atiek lebih memilih untuk menghindari prosedur bedah plastik. Artis yang dikenal dengan gaya latahnya ini lebih memilih teknologi kecantikan modern yang bersifat non-invasif, yang tetap memberikan hasil nyata dan aman bagi kesehatannya.
"Sudah jangan main operasi deh, ini sekarang sudah canggih banget dijamin. Nih lihat muka Emak nih, baru lima kali sudah naik dan pori-porinya sama sekali hilang, mengecil," ungkapnya.
Mengedukasi
Pengalaman yang dialami Mpok Atiek selama menjalani perawatan kecantikan mendorongnya untuk berbagi pengetahuan kepada masyarakat. Ia ingin mengedukasi orang-orang agar tidak sembarangan dalam memilih prosedur kecantikan yang dapat berisiko bagi kesehatan.
Mpok Atiek memberikan jaminan kepada masyarakat berdasarkan pengalaman pribadi yang telah ia rasakan selama proses perawatan. Ia menekankan pentingnya memilih prosedur yang aman dan efektif.
"Kalau bisa nggak operasi, jangan dong, iya kan?" kata dia. Dengan demikian, ia berharap masyarakat lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait kecantikan.
Dalam proses perawatan
Dalam proses perawatan, Mpok Atiek mendapatkan penanganan dari tenaga profesional yang mengerti kebutuhan kulitnya di usia lanjut. Dokter Patrick Tumewu dari Olina Aesthetic menjelaskan bahwa Mpok Atiek menjalani serangkaian prosedur khusus yang dilakukan secara bertahap untuk mencapai hasil yang optimal.
"Buat Mpok Atiek sendiri sebenarnya sudah beberapa kali, lima kali. Jadi memang kebetulan produk-produk di klinik kami memang banyak dari Jepang. Jadi kita ada produk stem cell wajah yang memang Mpok Atiek juga sudah pakai," jelas dokter Patrick.
Penggunaan teknologi stem cell saat ini tengah populer dalam dunia estetika karena kemampuannya untuk meregenerasi sel-sel kulit yang telah mati. Di samping itu, Mpok Atiek juga menjalani perawatan HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound), yang berfungsi untuk merangsang produksi kolagen guna mengencangkan kulit tanpa memerlukan tindakan operasi. Dengan berbagai perawatan ini, diharapkan kulit Mpok Atiek dapat terlihat lebih segar dan awet muda.
Perawatan kecantikan
Patrick menolak anggapan bahwa perawatan kecantikan hanya diperuntukkan bagi orang-orang muda. Ia menekankan bahwa setiap individu, tanpa memandang usia, memiliki hak yang sama untuk merawat diri agar dapat tampil lebih menarik.
"Nggak ada batasan usia. Semua orang usia berapapun berhak cantik, berhak ganteng. Betul. Jadi enggak cuma buat perempuan doang nih. Laki-laki juga harus ganteng lebih ganteng ya," pungkas dokter Patrick.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa perawatan kecantikan seharusnya diakses oleh semua orang, baik pria maupun wanita, tanpa memandang usia mereka. Hal ini penting untuk meningkatkan rasa percaya diri dan penampilan setiap individu, sehingga mereka merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri.