6 Artis Ini Rela Tinggalkan Gemerlap Dunia Hiburan Demi Hidup Tenang dan Damai, Kini Tekuni Profesi Tak Biasa
Di tengah kesibukan dunia hiburan yang gemerlap, banyak selebriti yang memilih untuk menjauh dari perhatian publik dan menjalani hidup yang lebih tenang.
Di tengah hingar-bingar dunia hiburan, tak sedikit selebriti memilih untuk meninggalkan sorotan kamera dan menjalani kehidupan yang lebih sederhana. Mereka tak lagi mengejar popularitas, tapi justru menemukan makna baru dalam profesi yang jauh dari kesan glamor.
Dari mengantar makanan hingga membuka warung makan di kampung halaman. Mereka memilih untuk hidup dengan tenang dan damai, jauh dari hingar bingar gemerlap dunia hiburan.
Siapa saja mereka, simak ulasannya berikut ini:
Lusy AB Three
Lusy Rahmawati, yang sebelumnya dikenal sebagai anggota grup vokal AB Three, kini telah beralih profesi menjadi perawat lansia. Langkah ini diambilnya sebagai wujud pengabdian serta kepedulian terhadap orang lain, yang mencerminkan sisi kemanusiaan dari seorang selebriti yang tidak terjebak dalam pencarian popularitas yang abadi.
Pada bulan Desember 2016, Lusy beserta keluarganya memutuskan untuk pindah ke Sydney, Australia. Sejak kedatangannya di sana, ia mulai mendalami bidang perawatan lansia dan menemukan minat yang mendalam dalam merawat mereka, khususnya yang mengalami demensia.
Fahrani
Fahrani, yang terkenal berkat perannya dalam film Radit dan Jani (2008), kini telah beralih menjadi seorang praktisi dalam bidang transformasi suara. Ia memanfaatkan suara sebagai alat untuk mendukung individu dalam proses penyembuhan dan pengembangan diri.
Saat ini, Fahrani menetap di Berlin dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan wellness di Bali, termasuk program Purnama: Mindfulness of Sound yang diadakan di Potato Head Bali.
Nadya Hutagalung
Nadya Hutagalung yang dikenal sebagai mantan model dan presenter di MTV Asia, saat ini berfokus pada bidang penyembuhan suara atau sound healing, yang merupakan terapi yang memanfaatkan suara untuk tujuan penyembuhan dan relaksasi.
Setelah menghabiskan waktu yang lama di industri hiburan, ia menemukan ketenangan serta makna baru melalui praktik spiritual ini. Sekarang, Nadya menetap di Australia dan berperan aktif sebagai fasilitator dalam berbagai program wellness. Salah satunya Sonic Soundbath yang diadakan di Ngununggula, Southern Highlands Regional Gallery, Bowral, NSW.
Ricky Cuaca
Ricky Cuaca menjadi terkenal berkat sinetron Ganteng-Ganteng Serigala. Setelah berhasil menurunkan berat badannya lebih dari 60 kg, ia mendirikan perusahaan bernama PT Ricu Perkasa Utama pada 15 April 2021 yang bergerak di bidang kesehatan dan kecantikan dengan merek Ricu's Secret.
Produk andalannya, seperti BYFT Drink, telah berhasil dipasarkan sampai ke Selandia Baru. Ricky berharap produknya dapat membantu orang lain dalam mencapai gaya hidup yang lebih sehat.
Isa Bajaj
Isa Bajaj, yang merupakan salah satu anggota dari grup komedi Bajaj, telah memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Magetan, Jawa Timur. Keputusan ini diambil setelah ia merawat ibunya yang sedang sakit.
Di kampung, ia mendirikan Warung Eropa, sebuah tempat makan yang menawarkan berbagai menu, termasuk nasi tempong dan kopi. Isa tidak hanya sekadar pemilik, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap kegiatan operasional warung, mulai dari memasak hingga mengantarkan pesanan kepada pelanggan.
Ia merasa sudah cukup dengan kariernya di dunia hiburan dan ingin lebih dekat dengan keluarganya. Dengan langkah ini, Isa berharap dapat menciptakan suasana yang lebih hangat dan akrab bersama orang-orang terkasih di kampungnya.
Terry Putri
Terry Putri adalah seorang presenter olahraga dan aktris yang terkenal di Indonesia. Setelah melangsungkan pernikahan dengan Derly Darmawan pada 29 Mei 2022 di Masjid Al Hikmah, New York, Terry memilih untuk tinggal di New York, Amerika Serikat.
Di kota tersebut, ia menjalani profesi sebagai pengantar makanan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pilihan pekerjaan ini diambil karena menawarkan fleksibilitas yang memungkinkan Terry untuk tetap mengurus rumah dan melaksanakan ibadah.
Meskipun harus menghadapi berbagai tantangan, seperti cuaca ekstrem dan medan yang sulit dijangkau, Terry tetap menikmati pekerjaannya dan merasa semakin menghargai profesi sebagai kurir makanan.