Tren Generasi Muda Cari Rumah di Jabodetabek Meningkat
Kelompok usia 18–34 tahun mendominasi pencarian properti di hampir seluruh wilayah Jabodetabek.
Minat generasi muda terhadap kepemilikan hunian di kawasan Jabodetabek terus meningkat. Berdasarkan data internal Rumah123, kelompok usia 18–34 tahun mendominasi pencarian properti di hampir seluruh wilayah Jabodetabek selama kuartal I 2025, dengan porsi mencapai lebih dari 60 persen.
Melihat tren tersebut, Rumah123, marketplace properti terbesar di Indonesia, menggelar PropVaganza 2025, pameran properti yang berlangsung di lima pusat perbelanjaan terkemuka Jabodetabek, sebagai upaya menjawab permintaan pasar.
“PropVaganza 2025 menjadi bentuk nyata komitmen kami untuk mendekatkan akses kepemilikan hunian kepada masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi pencari properti aktif saat ini,” ujar Andry Law, VP Marketing Rumah123.
Tingginya kebutuhan hunian di wilayah Jabodetabek juga tercermin dari data Survei Sosio Ekonomi Nasional (Susenas) BPS 2023 yang mencatat backlog kepemilikan rumah mencapai hampir 3 juta unit. Rinciannya adalah Jakarta sebanyak 1.388.743 unit, Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) sebesar 1.086.363 unit, dan Tangerang 458.133 unit.
Melalui PropVaganza, Rumah123 ingin menjadi jembatan antara kebutuhan pasar dan ketersediaan properti, khususnya hunian terjangkau. Pengunjung bisa menemukan berbagai opsi properti, mulai dari Rp500 jutaan hingga Rp4 miliar, lengkap dengan promo seperti diskon, subsidi biaya akad, bebas PPN, serta simulasi cicilan KPR langsung di lokasi.
“Pameran ini dirancang untuk membuat proses pencarian rumah menjadi lebih mudah dan menyenangkan, termasuk bagi pembeli pertama dan keluarga yang ingin upgrade hunian,” tambah Head of Brand Communication Rumah123, Bayu Qresna.
Selain akses langsung ke pengembang dan bank, pengunjung juga bisa mendapatkan bantuan profesional seperti perhitungan kemampuan finansial, simulasi cicilan, hingga pengajuan KPR baru atau take over.
Dengan meningkatnya minat dari generasi muda dan masyarakat usia produktif, serta kemudahan akses informasi dan pembiayaan, tren kepemilikan rumah di wilayah Jabodetabek diperkirakan akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.