Transformasi Holding PTPN III Dukung Daya Saing Industri Perkebunan Nasional
Perusahaan berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat daya saing global, serta memberikan kontribusi positif bagi ekonomi.
Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkomitmen untuk terus melakukan transformasi guna mendukung daya saing industri perkebunan nasional. PTPN III (Persero) menegaskan posisinya pelopor transformasi di sektor perkebunan nasional.
"Perusahaan berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat daya saing global, serta memberikan kontribusi positif bagi ekonomi dan masyarakat Indonesia,” ucap Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara, Mohammad Abdul Ghani di Jakarta, Sabtu (22/3).
Sebelumnya, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), berhasil merebut kembali posisi sebagai produsen gula terbesar di Indonesia.
Pencapaian ini mengingatkan pada kejayaan industri gula nasional pada tahun 1930, ketika negara ini menjadi salah satu produsen gula terbesar di dunia," kata Direktur Utama PTPN III Mohammad Abdul Ghani.
Ghani mencatat, produksi gula nasional hingga akhir giling tebu 2024 mencapai 2,46 juta ton. Angka ini meningkat sebesar 190 ribu ton atau sekitar 10 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebanyak 2,27 juta ton.
Secara rinci, PTPN Group berkontribusi signifikan dengan peningkatan produksi sebesar 13 persen, dari 752 ribu ton pada 2023 menjadi 851 ribu ton pada tahun ini. Kenaikan sebesar 100 ribu ton tersebut berkontribusi sebesar 50 persen terhadap pencapaian kenaikan gula nasional.
"Tentunya ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mewujudkan swasembada gula nasional," ujarnya.
Hasil Transformasi
Transformasi yang dilakukan perusahaan membuahkan hasil. Perusahaan memborong sejumlah penghargaan dalam gelaran 14th Anugerah BUMN 2025 yang diselenggarakan oleh BUMN Track dan BTA Academy di Hotel Borobudur.
Dalam ajang tersebut, PTPN III (Persero) meraih tiga penghargaan korporasi serta gelar Best CEO yang diberikan kepada Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara, Mohammad Abdul Ghani.
"Penghargaan ini adalah buah dari dedikasi dan kerja sama solid di seluruh lini perusahaan. Kami terus berupaya memperkuat strategi pertumbuhan, menerapkan prinsip keberlanjutan melalui ESG, serta menjalin kolaborasi strategis demi mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,' ujar Ghani.