Telkomsel Bekali Ilmu AI, Dorong UKM Makassar Go Global dan Bersaing Internasional
Telkomsel kembali membekali pelaku UKM Makassar dengan teknologi AI melalui Program DCE, bertujuan agar UKM Makassar dapat go global dan bersaing di pasar internasional.
Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan UMKM di Indonesia. Perusahaan telekomunikasi ini membekali pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kota Makassar dengan pengetahuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong UKM lokal agar mampu bersaing di kancah internasional dan "go global".
Pembekalan ini merupakan bagian dari Program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) yang menjadi program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan Telkomsel. Program ini berfokus pada pemberdayaan UKM melalui kurikulum AI yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Kegiatan ini diselenggarakan di Makassar pada Kamis (28/11) dan menandai momen penting bagi kemajuan UKM di wilayah tersebut.
GM Territory and Household Partnership Telkomsel Area Pamasuka, Deny Budianto, menyatakan bahwa DCE 2025 di Makassar sangat krusial. Ia menekankan pentingnya adaptasi teknologi AI bagi UKM di kota niaga seperti Makassar. Transformasi digital menjadi kunci utama untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas bisnis.
Mendorong Transformasi Bisnis UKM dengan AI
Dalam era digital saat ini, pola bisnis di Makassar mengalami perubahan signifikan berkat adopsi teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Deny Budianto menyoroti bagaimana pelanggan tidak lagi terbatas pada interaksi fisik di toko. Sebaliknya, aktivitas digital menjadi dominan dalam perilaku konsumen, menuntut adaptasi dari para pelaku UKM.
Kehadiran AI dalam dunia bisnis tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran manusia, melainkan sebagai asisten virtual yang cerdas. Teknologi ini membantu UKM dalam berbagai aspek operasional dan pemasaran. Mulai dari membaca tren pasar, membuat konten promosi yang menarik, hingga mengelola stok produk secara efisien.
Pemanfaatan AI juga memungkinkan pelaku usaha untuk merancang strategi promosi yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, bisnis dapat berjalan lebih efisien dan pada akhirnya meningkatkan profitabilitas secara signifikan. Telkomsel melalui program ini berupaya memastikan UKM Makassar dapat memanfaatkan potensi AI ini secara maksimal.
Program DCE 2025: AI-Enabled SMEs Growth
Program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) dari Telkomsel telah membuktikan efektivitasnya selama lima tahun terakhir. Inisiatif ini berhasil mendukung ribuan UKM untuk berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan. DCE menjadi wadah penting bagi pelaku usaha untuk mengintegrasikan inovasi dalam model bisnis mereka.
Untuk tahun 2025, program ini mengusung tema ambisius “AI-Enabled SMEs Growth: How Locals Go Global”. Tema ini secara eksplisit menunjukkan komitmen Telkomsel untuk mendorong usaha lokal menembus pasar yang lebih luas. Tujuannya adalah agar UKM tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional.
Melalui rangkaian kegiatan DCE, para pelaku UKM diharapkan dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang penggunaan tools AI sederhana. Selain itu, program ini juga memfasilitasi pembangunan jejaring kolaborasi yang kuat antar sesama pengusaha. Ini akan mendorong perubahan nyata dalam pengelolaan usaha, mulai dari strategi pemasaran hingga efisiensi operasional dan peningkatan layanan pelanggan.
Mutia Nurafni Diapati, pemilik Kira Kira Michi, sebuah usaha custom merchandise, menyatakan antusiasmenya terhadap program ini. "Kita berharap DCE dapat menjangkau lebih banyak UKM lokal dan menciptakan komunitas yang berkembang serta bertumbuh bersama," ujarnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan banyak informasi berharga tentang peluang bisnis lokal untuk go global dan pemanfaatan AI.
Kolaborasi Komunitas untuk Akselerasi Bisnis Global
Kegiatan pembekalan AI untuk UKM Makassar ini dihadiri oleh ratusan pelaku usaha dan berbagai komunitas strategis. Kehadiran beragam pihak menunjukkan tingginya antusiasme terhadap inisiatif Telkomsel ini. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam upaya akselerasi bisnis lokal menuju pasar global.
Beberapa komunitas yang turut berpartisipasi antara lain Komunitas Olah Tenun Makassar, Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar, dan Universitas Hasanuddin. Selain itu, Inkubator Bisnis, Balai Diklat Industri Makassar, serta Inkubator UKM Makassar juga turut hadir. Kehadiran mereka memperkuat ekosistem dukungan bagi pengembangan UKM di wilayah tersebut.
Antusiasme yang tinggi ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan daya saing bisnis. Partisipasi aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat menciptakan sinergi positif. Sinergi ini krusial untuk membantu UKM Makassar beradaptasi dan berinovasi di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Deny Budianto mengajak semua pihak menjadikan acara ini sebagai titik awal untuk bergerak bersama. "Mari kita jadikan acara ini sebagai titik awal untuk bergerak bersama, membawa UKM Makassar dari lokal menuju pasar yang lebih luas, dari Indonesia Timur hingga ke dunia," tegasnya. Ini menunjukkan komitmen untuk membawa UKM Makassar menuju pasar global.
Sumber: AntaraNews