Siapa Lebih Kaya, Menpar Widiyanti Putri Wardhana atau Gubernur Sherly Tjoanda?
Widiyanti Putri Wardhana tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp5,4 triliun.
Di era Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dua nama mencuri perhatian publik karena kekayaan fantastis mereka, yakni Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Widiyanti Putri Wardhana tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp5,4 triliun, menjadikannya pejabat pusat terkaya di kabinet. Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, juga tak kalah mencengangkan dengan total harta Rp709,7 miliar.
Namun, bagaimana perbandingan kekayaan keduanya dalam berbagai aset?
Pertarungan Harta, Tanah, Kendaraan, dan Investasi
Dalam kepemilikan tanah dan bangunan, Widiyanti memiliki aset senilai Rp152 miliar, semuanya berada di Jakarta Selatan. Sementara itu, Sherly justru unggul dengan Rp201,1 miliar, yang tersebar di Manado, Ambon, hingga Morotai.
Soal koleksi kendaraan mewah, Widiyanti juga tak main-main. Dia memiliki deretan mobil eksklusif senilai Rp19,46 miliar, termasuk beberapa merek premium yang sering menjadi bahan pembicaraan para pecinta otomotif. Sherly, di sisi lain, tercatat memiliki empat mobil dan satu motor dengan nilai total Rp7,06 miliar.
Di kategori surat berharga, Widiyanti jauh lebih unggul dengan investasi sebesar Rp5 triliun, dibandingkan Sherly yang memiliki Rp245 miliar. Namun, untuk kas dan setara kas, Sherly lebih besar dengan Rp146 miliar, sementara Widiyanti memiliki Rp67 miliar.
Siapa yang Lebih Kaya?
Jika melihat total aset, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana jelas menduduki puncak daftar pejabat terkaya di era Prabowo-Gibran.
Menariknya, dia juga tidak memiliki utang, berbeda dengan Sherly yang tercatat memiliki utang sebesar Rp24,4 miliar.
Sherly Tjoanda Gubernur Paling Kaya di Indonesia
Sherly Tjoanda kini resmi menjadi gubernur terkaya di Indonesia setelah dilantik sebagai Gubernur Maluku Utara. Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan bahwa total kekayaannya mencapai Rp709,7 miliar, menjadikannya sebagai gubernur dengan aset terbesar di antara 33 kepala daerah lainnya yang dilantik pada waktu yang sama.
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 20 Februari 2025.
Kekayaan Sherly Tjoanda sebagian besar berasal dari kepemilikan aset tanah dan bangunan yang nilainya lebih dari Rp201 miliar. Selain itu, dia juga memiliki investasi dalam bentuk surat berharga yang mencapai Rp245 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp146 miliar.
Di samping itu, koleksi kendaraan mewahnya, yang mencakup Land Rover, Lexus, dan Hummer, juga tercatat dalam laporan harta kekayaannya yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam dunia politik, Sherly bukanlah pendatang baru. Dia berpartisipasi dalam pemilihan gubernur Maluku Utara setelah suaminya, Benny Laos, meninggal dunia akibat kecelakaan speedboat di Pulau Taliabu.
Mengambil alih posisi suaminya, Sherly berpasangan dengan Sarbin Sehe dan berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan gubernur tersebut.
Total Kekayaan Rp709,7 Miliar
Sherly Tjoanda telah berhasil mengumpulkan total kekayaan yang mencapai Rp709,7 miliar, sehingga ia menjadi gubernur dengan aset paling besar di seluruh Indonesia.
Kekayaan yang dimiliki oleh Sherly terdiri dari berbagai macam, termasuk properti, kendaraan mewah, surat berharga, serta kas dan setara kas yang menunjukkan diversifikasi investasinya.
Jika kita bandingkan, gubernur terkaya kedua, Andi Sumangerukka dari Sulawesi Tenggara, memiliki total kekayaan sebesar Rp623,4 miliar.
Di sisi lain, gubernur dengan kekayaan tertinggi ketiga, Muhidin dari Kalimantan Selatan, memiliki total kekayaan yang mencapai Rp414 miliar, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam hal aset antara mereka.