Seskab Teddy Bantah Prabowo Pakai 2 Pesawat Kepresidenan Jika Kunjungan Luar Negeri
Prabowo hanya menggunakan satu pesawat Boeing 777 milik Garuda Indonesia apabila kunjungan luar negeri jarak jauh.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya meluruskan informasi yang menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan apabila melakukan kunjungan ke luar negeri. Teddy membantah kabar tersebut, dan dia menegaskan bahwa Prabowo hanya menggunakan satu pesawat kepresidenan milik maskapai Garuda Indonesia.
"Pak Presiden kalau ke luar negeri itu sekarang menggunakan dua pesawat kenegaraan. Saya jawab, enggak ada itu. Ya, itu tidak benar," kata Teddy kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2).
Dia menjelaskan bahwa sebelum menjabat sebagai Presiden RI pada 2024, Prabowo selalu menggunakan pesawat perusahaan pribadinya untuk kunjungan dalam dan luar negeri. Teddy mengakui saat ini ada pesawat tambahan yakni, TNI AU Boeing 737, namun bukan pesawat kepresidenan.
"Untuk apa? Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada Paspampres, harus ada protokol, ada tim dokter, ada tim Kementerian Luar Negeri, ada wartawan, dan sebagainya," ujarnya.
"Jadi saya mau sampaikan, tidak benar bahwa Bapak Presiden menggunakan dua pesawat kenegaraan kalau ke luar negeri," sambung Teddy.
Hanya Menggunakan Pesawat Boeing 777 Milik Garuda Indonesia
Menurut dia, Prabowo hanya menggunakan satu pesawat Boeing 777 milik Garuda Indonesia apabila kunjungan luar negeri jarak jauh. Tak hanya itu, jumlah rombongan yang ikut dalam kunjungan luar negeri juga dikurangi.
"Dan perangkat kepresidenan, kalau Anda sudah wartawan lama pasti sudah tahu dulu banyaknya bagaimana. Per sekarang, kita perkecil. Yang perlu ikut, ikut, dan rombongan semakin terbatas," tutur dia.
Teddy menyampaikan, Presiden sengaja memilih pesawat Boeing 777 Garuda Indonesia yang berukuran besar apabila kunjungan ke luar negeri. Hal ini, kata dia, untuk menunjukkan ke negara lain bahwa Indonesia merupakan negara kuardan hebat.
"Kalau ke luar negeri Boeing 777 Garuda Indonesia yang besar. Kenapa? Karena kita memperlihatkan Indonesia negara besar, negara kuat, negara hebat. Kita punya maskapai besar. Pak Presiden mau menunjukkan itu," jelas Teddy.