Portal Transparansi MBG, Orang Tua Bisa Cek Menu Setiap Hari

BGN menyiapkan portal transparansi MBG. Orang tua dapat memantau menu, gizi, hingga lokasi dapur. Sudaryono mematok 1–2 minggu untuk tahap awal.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi - Reporter
Portal Transparansi MBG, Orang Tua Bisa Cek Menu Setiap Hari
Pekerja menyiapkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Makan Bergizi Gratis Kebayunan, Tapos, Depok, Jawa Barat, Senin (6/1/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)

Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan portal transparansi digital untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Melalui platform ini, orang tua dapat memantau layanan makan anak, mulai dari menu hingga dapur yang mengolah. BGN meminta waktu 1–2 minggu untuk menyiapkan tahap awal portal tersebut.

Menurut Kepala BGN Sudaryono, inisiatif ini merupakan komitmen keterbukaan informasi dan jaminan kualitas makanan yang diterima siswa. Portal ditujukan bagi pemangku kepentingan MBG, terutama sekolah dan orang tua.

Pernyataan itu disampaikan dalam Rakortas Penyelenggaraan Program MBG di Kemenko Pangan, Rabu (29/7).

"Saya paham ekspektasi publik sangat mengharapkan ini segera bisa kita bereskan. Kasihlah kami waktu mungkin satu-dua minggu ini, kami berusaha untuk menyiapkan satu portal di mana stakeholder MBG, dalam hal ini yang paling berkepentingan adalah sekolah dan orang tua," ujar Sudaryono dalam Rakortas Penyelenggaraan Program MBG di Kemenko Pangan, Rabu (29/7).

Orang Tua Bisa Akses Menu, Gizi, dan Riwayat Harian

Lewat portal yang disiapkan, orang tua dapat mengakses data harian mengenai makanan yang dikonsumsi anak di sekolah. Informasi yang ditampilkan meliputi menu, foto sajian, serta kandungan gizinya, lengkap dengan riwayat hari ini, besok, dan kemarin.

"Orang tua bisa mengecek anaknya sekolah di mana, ibaratnya diberi makan oleh negara dengan menu apa, fotonya apa, kandungan gizinya apa, hari ini apa, besok apa, kemarin apa. Itu kami siapkan untuk transparansi," jelas Sudaryono.

BGN menyebut kanal ini disiapkan agar orang tua dan pihak sekolah memiliki akses langsung terhadap informasi layanan makan MBG di masing-masing satuan pendidikan.

Identitas Dapur SPPG Ditampilkan di Portal

Selain detail menu, portal transparansi juga memuat informasi fasilitas produksi makanan. Orang tua dapat melihat lokasi dapur pengolahan dan penanggung jawabnya untuk setiap sekolah.

"Termasuk alamat makanan itu dimasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mana, Kepala SPPG-nya siapa. Jadi kita ingin memberi tahu kepada yang sangat berkepentingan, dalam hal ini orang tua. Anak ditimang-timang ini, sebetulnya di sekolah diberikan layanan makanan yang seperti apa oleh negara," tambahnya.

Melalui pencantuman alamat SPPG dan nama Kepala SPPG, orang tua mengetahui asal pengolahan makanan yang dikirim ke sekolah anak mereka.

Pengawasan By System di Dapur MBG

BGN menyatakan pengawasan berbasis sistem diterapkan di setiap dapur pengolahan makanan atau SPPG. Pemantauan dilakukan mulai dari persiapan bahan baku, proses pematangan, pengemasan, hingga waktu pengiriman ke sekolah.

"Bottlenecking ada pada Kepala SPPG atau Kepala Dapur. Maka kami punya prinsip 'Trust is good, control is better'. Kita tidak bisa hanya percaya saja, tetapi bagaimana memonitor semua kegiatan di dapur itu by system," tegas Sudaryono.

Penerapan pengawasan digital tersebut ditujukan untuk memastikan setiap tahapan produksi makanan MBG tercatat dan dapat ditelusuri bila diperlukan.

Fokus Pekan Ini: Proses Hukum dan Kolaborasi Pemerintah

Di samping menyiapkan portal dan pengawasan dapur, BGN menegaskan dua fokus lain pada minggu ini. Pertama, penanganan hukum secara terbuka terkait dugaan kasus korupsi di lingkungan BGN oleh Kejaksaan.

Kedua, penguatan kolaborasi lintas kementerian serta pemerintah daerah guna mendukung penyelenggaraan program MBG di seluruh satuan pendidikan.

Kedua agenda tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan kanal transparansi agar pelaksanaan MBG di lapangan dapat dipantau para pemangku kepentingan.

Rekomendasi