PT Jasa Angkasa Semesta Mendukung Penerbangan Perdana TransNusa Rute Bali-Perth
Penerbangan yang menggunakan pesawat Airbus A320 ini menandai langkah baru TransNusa.
PT Jasa Angkasa Semesta (PT JAS) dengan bangga mendukung penerbangan perdana TransNusa Airlines yang menghubungkan Denpasar (DPS) – Perth (PER). Penerbangan yang menggunakan pesawat Airbus A320 ini menandai langkah baru TransNusa dalam ekspansi rute internasionalnya.
Sebagai mitra ground handling resmi TransNusa, PT JAS berperan penting dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan tersebut, mulai dari penanganan penumpang, check-in, layanan penumpang, pengelolaan bagasi, hingga layanan operasional pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di industri ground handling, PT JAS berkomitmen untuk memberikan layanan yang aman, efisien, dan berkualitas tinggi sesuai dengan standar global penerbangan.
"Kami sangat bangga diberi kepercayaan oleh TransNusa untuk mendukung penerbangan perdana dengan rute DPS - PER ini. Dengan pengalaman PT JAS di bidang ground handling selama lebih dari 40 tahun, kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang optimal, profesional, dan efisien dengan selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang," kata Marianne Ludwina, CFO PT Jasa Angkasa Semesta.
Acara penerbangan perdana ini diadakan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan dihadiri oleh Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto, Direktur TransNusa, Leo Budiman, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, Perwakilan Otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai, Rosi Dani, serta CFO PT Jasa Angkasa Semesta, Marianne Ludwina.
Acara ini juga dimeriahkan dengan pemotongan kue dan pita, simbol perayaan pencapaian baru bagi TransNusa. PT JAS turut berperan dalam memastikan kelancaran seluruh proses ground handling dalam acara tersebut.
Rute Bali-Perth saat ini dilayani dengan frekuensi 3 kali seminggu (Senin, Kamis, dan Sabtu). Mulai 12 April 2025, frekuensi akan ditingkatkan menjadi 4 kali seminggu (Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu).
Kemudian, mulai 1 Juni 2025, penerbangan akan tersedia setiap hari, memberikan fleksibilitas lebih bagi penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka.
Sebagai perusahaan ground handling terkemuka di Indonesia, PT JAS kini melayani 56 maskapai penerbangan dan beroperasi di 9 bandara utama di Indonesia, termasuk Soekarno-Hatta (CGK), Ngurah Rai (DPS), Kualanamu (KNO), Juanda (SUB), dan Yogyakarta International Airport (YIA).
Dengan meningkatnya konektivitas udara antara Indonesia dan Australia, PT JAS optimis layanan ground handling yang profesional akan semakin meningkatkan pengalaman terbaik bagi penumpang dan maskapai.