Prediksi Arus Mudik Lebaran ASTRA Infra: 6,8 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Tol Utama
Prediksi Arus Mudik Lebaran ASTRA Infra menunjukkan 6,8 juta kendaraan akan memadati tiga ruas tol utama, akankah lonjakan ini berdampak pada kelancaran perjalanan Anda?
ASTRA Infra memproyeksikan lonjakan signifikan pada volume kendaraan yang akan melintasi tiga ruas tol utamanya selama periode libur Lebaran tahun 2026. Total 6,8 juta kendaraan diperkirakan akan memadati jalan tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, dan Jombang-Mojokerto. Peningkatan ini menunjukkan tren kenaikan dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya, menandakan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Direktur Operasional ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan sekaligus Anggota Gugus Tugas Lebaran 2026 ASTRA Infra, Novianto Dwi Wibowo, mengungkapkan angka proyeksi ini dalam sebuah media briefing di Jakarta pada Senin. Prediksi tersebut mencakup rentang waktu dari H-10 hingga H+10 Lebaran, periode krusial bagi arus mudik dan balik. Kenaikan ini mencapai 2,1 persen dibandingkan data tahun 2025.
Peningkatan volume kendaraan ini menjadi perhatian utama bagi pengelola jalan tol dan pemerintah dalam memastikan kelancaran serta keamanan perjalanan pemudik. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas yang diperkirakan akan terjadi. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik.
Detail Prediksi Peningkatan Volume Kendaraan
Secara lebih rinci, ASTRA Infra telah membagi proyeksi peningkatan volume kendaraan untuk setiap ruas tol yang dikelolanya. Ruas Tol Tangerang-Merak diprediksi akan menjadi jalur terpadat dengan perkiraan 3,4 juta kendaraan melintas. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 2,5 persen dibandingkan periode Lebaran tahun 2025, mencerminkan tingginya mobilitas menuju dan dari Pulau Sumatera.
Selanjutnya, untuk Ruas Tol Cikopo-Palimanan, diperkirakan akan ada 2,3 juta kendaraan yang melintas selama periode Lebaran 2026. Prediksi ini menandakan peningkatan sekitar 1,8 persen dari tahun sebelumnya. Tol Cipali merupakan jalur vital bagi pemudik yang menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, sehingga peningkatan ini perlu diantisipasi dengan matang.
Di wilayah Jawa Timur, Ruas Tol Jombang-Mojokerto juga tidak luput dari prediksi kenaikan volume kendaraan. Diperkirakan 1,1 juta kendaraan akan melintasi tol ini, naik sekitar 1,4 persen dibandingkan tahun 2025. Peningkatan di ketiga ruas tol ini menunjukkan bahwa arus mudik Lebaran 2026 akan lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya, menuntut kesiapan ekstra dari semua pihak terkait.
Kesiapan Infrastruktur Jalan Nasional untuk Arus Mudik
Selain proyeksi dari ASTRA Infra, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) juga telah menyiapkan berbagai strategi komprehensif guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. Fokus utama adalah pada jalur-jalur utama yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume lalu lintas secara signifikan. Kesiapan infrastruktur menjadi kunci utama dalam menghadapi momentum ini.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Roy Rizali Anwar, menegaskan bahwa strategi utama adalah memastikan seluruh jalan nasional berada dalam kondisi mantap. Ini berarti tidak ada lubang dan semua bangunan pelengkap jalan berfungsi dengan baik, sehingga aman dan nyaman untuk dilalui para pemudik. Perhatian khusus diberikan pada pemeliharaan rutin dan perbaikan jalan.
Kesiapan jaringan jalan nasional menjadi prioritas pemerintah menjelang mudik Lebaran. Data menunjukkan bahwa jaringan jalan nasional non-tol sepanjang 47.603,39 kilometer saat ini berada dalam kondisi mantap dengan tingkat kemantapan mencapai 93,5 persen. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang handal bagi masyarakat.
Lebih lanjut, jaringan jalan tol yang siap melayani arus mudik Lebaran 2026 mencapai 3.115,98 kilometer. Panjang jalan tol ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, memberikan alternatif rute yang lebih cepat dan efisien bagi pemudik. Kolaborasi antara operator tol seperti ASTRA Infra dan Kementerian PUPR sangat penting untuk mewujudkan perjalanan mudik yang aman dan lancar.
Sumber: AntaraNews