Prabowo Puji Jokowi di Pidato Kenegaraan, Wariskan IKN dan Hilirisasi
Prabowo mengatakan, Jokowi merupakan Presiden RI yang telah membangun berbagai infrastruktur penting demi meningkatkan konektivitas antar sentra ekonomi.
Presiden Prabowo Subianto memuji Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) yang telah meninggalkan beberapa warisan kepada pemerintahan yang kini dipimpinnya, seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga program hilirisasi.
Prabowo mengatakan, Jokowi merupakan Presiden RI yang telah membangun berbagai infrastruktur penting demi meningkatkan konektivitas antar sentra-sentra ekonomi.
Jokowi juga disebutnya telah memimpin Indonesia di saat kritis pada masa pandemi Covid-19. Sehingga jadi salah satu negara yang paling cepat pulih dari dampak pandemi.
"Keluar dari kesulitan ekonomi, dan juga beliau merintis pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara, dan meletakan dasar strategi hilirisasi sumber daya alam Indonesia," ujar Prabowo dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2025, Jumat (15/8).
Selain itu, Prabowo menilai transisi pemerintahan dari era Jokowi kepada dirinya pun berjalan mulus. Sebagai pertanda bahwa demokrasi di Indonesia sudah matang.
"Transisi pemerintahan dari Jokowi ke pemerintahan yang saya pimpin berjalan dalam semangat persatuan, penuh kehormatan dan kedewasaan politik. Yang diakui dunia, lancar, dan sangat baik, adalah bukti demokrasi kita matang dan kuat," tuturnya.
Jasa Presiden Ke-1 dan Seterusnya
Tak lupa, Prabowo turut menyebut jasa dari Presiden RI ke-1 hingga seterusnya. Diawali dengan Soekarno, yang jadi pemimpin Indonesia pertama yang telah bekerja keras membangun fondasi awal negara.
"Presiden Soekarno telah memimpin perjuangan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berhasil mempertahankan keutuhan wilayah Republik Indonesia, di tengah berbagai intervensi dan infasi dari negara-negara asing," bebernya.
"Presiden Soekarno juga berhasil mengintegrasikan Irian Barat ke dalam NKRI," dia menambahkan.
Sementara untuk Soeharto, Prabowo memujinya sebagai sosok yang telah membangun ekonomi secara merata dari Sabang sampai Merauke. "Berhasil mewujudkan swasembada pangan dan meletakan dasar-dasar industrialisasi ekonomi dan menurunkan kemiskinan ekstrem," imbuhnya.
Habibie sampai SBY
Selanjutnya, BJ Habibie yang dianggap sebagai sosok yang memperkenalkan teknologi tinggi, dan mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah krisis multidimensi 1998.
Lalu, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang menjaga stabilitas bangsa, berhasil memperkokoh kerukunan antar suku, agama dan ras. "Sehingga jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa majemuk dalam keharmonisan terbentuk secara kuat dan kokoh," kata Prabowo.
Megawati Soekarnoputri sebagai penyelesai proses pemulihan ekonomi akibat krisis ekonomi dan moneter yang berkepanjangan. Prabowo mengapresiasi Megawati yang telah menyelesaikan ribuan kasus perusahaan-perusahaan yang collapse akibat krisis moneter 1998, dan sukses menggelar pemilu langsung untuk pertama kalinya.
"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatasi kerawanan ekonomi karena krisis keuangan dunia 2008. Berhasil menyelesaikan konflik Aceh, dan meletakan dasar yang kuat untuk pembangunan ekonomi yang merata dan terencana," pungkas Prabowo.