Prabowo Mengaku Beruntung, Beberkan Masalah Berat yang Ditangani Para Presiden Pendahulu

Prabowo Subianto mengaku beruntung terpilih menjadi presiden.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Prabowo Mengaku Beruntung, Beberkan Masalah Berat yang Ditangani Para Presiden Pendahulu
Prabowo Mengaku Beruntung, Beberkan Masalah Berat yang Ditangani Para Presiden Pendahulu (Merdeka.com)

Prabowo Subianto mengaku beruntung terpilih menjadi presiden. Dia lantas menyinggung persoalan bangsa yang berhasil dituntaskan oleh para presiden pendahulu.

"Saya merasa beruntung i'm lucky dalam arti saya jadi presiden berapa hal-hal yang berat telah dilakukan oleh pendahulu pendahulu saya gitu loh. Saya bukan di sini sok minta bahwa saya nyenengin orang, tidak," kata Prabowo saat diwawancarai tujuh pemred di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/4).

Perjuangan para pendahulunya seperti presiden pertama, Soekarno yang dianggapnya mampu mempersatukan ras dan suku pada masanya. Lalu Presiden Soeharto membangun swasembada pangan dan papan hingga kredit usaha untuk rakyat serta Presiden Habibie yang mampu meletakkan dasar ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

"Gus Dur bagaimana pun mengkumandangkan, toleransi pemimpin agam Islam tapi yang berani membela kaum minoritas sampai dia taruh anggotanya menjaga gereja, vihara, pura. Inikan memberi contoh yang luar biasa menurut saya, dan dulu saling curiga," ucap Prabowo.

"Dan inget dia dimaki-maki dulu karena beliau ke Israel, ternyata jauh di depan kita semua beliau mau membuka dialog dengan siapaun," tambahnya.

Tidak tertinggal juga, Prabowo menyanjung kinerja Presiden Megawati Soekarnoputri yang mampu mengatasi kasus Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang diguncang krisis ekonomi.

"Ibu Megawati harus kita akui penyelesaian kasus-kasus BPPN, ribuan pengusaha yang kolaps kan beliau, mungkin beliau punya penasihat-penasihat yang hebat tapi itu keputusan beliau, ini harus diakui. Pak SBY Memimpin negara dalam krisis 2008 eknomi luar biasa kemudian tsunami, menyelesaikan GAM (Gerakan Aceh Merdeka)," terangnya.

Ketum Partai Gerindra itu juga menyinggung kinerja Presiden Joko Widodo dengan pelbagai kebijakannya, serta telah membangun banyak infrastruktur yang hingga akhirnya berdampak hingga kini.

"Pak Jokowi saya katakan, ya saya sekarang tinggal landasan yang sudah bagus tinggal saya pakai. interkonektivitas dengan infrastruktur yang sudah dibangun sekarang mudah. Jujur saja dari Jogja ke Jakarta lewat darat bandingkan dengan sekian puluhan tahun lalu," tuturnya.

Rekomendasi