PLN Tambah Kapasitas Listrik 5 MW di Adonara, Perkuat Ekonomi Flores Timur
PT PLN (Persero) UIW NTT resmi menambah kapasitas mesin pembangkit sebesar 5 Megawatt di PLTD Terong, Pulau Adonara. Penambahan kapasitas listrik Adonara ini diharapkan mampu menopang stabilitas pasokan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Flores T
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) telah mengambil langkah signifikan untuk memperkuat ketersediaan energi di wilayahnya. Penambahan kapasitas mesin pembangkit sebesar 5 Megawatt (MW) kini telah beroperasi di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Terong, yang berlokasi di Desa Terong, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur.
Inisiatif strategis ini bertujuan untuk memastikan pasokan listrik yang lebih stabil dan merata di seluruh Pulau Adonara. General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistiyono, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian krusial dari komitmen PLN dalam menyediakan energi yang andal bagi masyarakat NTT.
Penambahan daya ini diharapkan mampu menjawab peningkatan kebutuhan listrik dari berbagai sektor. Mulai dari aktivitas ekonomi, layanan publik esensial, hingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari, semuanya akan merasakan dampak positif dari penguatan infrastruktur kelistrikan ini.
Penguatan Infrastruktur Kelistrikan Adonara
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistiyono, menjelaskan bahwa penambahan 5 MW di PLTD Terong merupakan langkah strategis. Ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Adonara. Peningkatan kapasitas ini menjadi respons terhadap terus naiknya kebutuhan listrik dari masyarakat dan pelaku usaha di wilayah tersebut.
Eko Sulistiyono juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam proyek ini. "Pengoperasian tambahan kapasitas PLTD Terong menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN dalam mewujudkan akses energi yang merata hingga pelosok," ujarnya. Kehadiran pembangkit baru ini secara signifikan memperkuat keandalan sistem dan diharapkan dapat mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan Adonara.
Dengan pasokan daya yang lebih besar, PLN berupaya meminimalkan gangguan listrik dan memastikan kontinuitas layanan. Stabilitas pasokan listrik adalah fondasi penting bagi kemajuan suatu daerah. Upaya PLN tambah kapasitas listrik Adonara ini menjadi bukti nyata komitmen tersebut.
Dampak Positif bagi Perekonomian Lokal
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur menyambut baik inisiatif PLN ini. Langkah tersebut dinilai akan memberikan dampak langsung dan positif bagi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Adonara. Ketersediaan listrik yang memadai adalah katalisator utama bagi berbagai sektor usaha.
Wakil Bupati (Wabup) Flores Timur, Ignasius Boli, menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen PLN. Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, PLN tetap berupaya menambah kapasitas pembangkit. "Keandalan listrik adalah faktor penting dalam meningkatkan usaha dan geliat ekonomi masyarakat. Kehadiran listrik tidak hanya memberi terang, tetapi juga harapan bagi peningkatan aktivitas produktif," kata Ignasius.
Ignasius Boli berharap pembangkit ini tidak hanya menerangi rumah warga. Lebih jauh, ia berharap dapat mendorong sektor UMKM, perikanan, jasa, dan kegiatan ekonomi lainnya di Pulau Adonara. Peningkatan kapasitas listrik Adonara ini diharapkan dapat menciptakan peluang baru bagi masyarakat.
Komitmen Elektrifikasi dan Peran Masyarakat
Selain penambahan kapasitas, Ignasius Boli juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga fasilitas negara. Partisipasi aktif masyarakat dalam memelihara infrastruktur kelistrikan sangat penting demi keberlanjutan sistem. Ini akan memastikan pasokan listrik tetap optimal untuk jangka panjang.
Pemerintah daerah bersama PLN terus berkomitmen untuk menuntaskan elektrifikasi di seluruh wilayah Flores Timur. Targetnya adalah menuntaskan elektrifikasi dua dusun yang tersisa di Flores Timur pada tahun 2026. Ini menunjukkan upaya berkelanjutan untuk pemerataan akses energi.
Upaya PLN tambah kapasitas listrik Adonara ini merupakan bagian dari visi besar untuk memastikan setiap pelosok mendapatkan akses listrik yang layak. Dengan demikian, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara merata di seluruh Nusa Tenggara Timur.
Sumber: AntaraNews