PLN Lampung Siapkan 67 SPKLU di Jalur Mudik Lebaran 2026, Pastikan Perjalanan Nyaman
PLN UID Lampung memastikan kesiapan infrastruktur SPKLU di jalur mudik Lebaran 2026 dengan menyediakan 67 unit SPKLU dan 3 unit darurat demi kenyamanan pemudik kendaraan listrik.
PLN Unit Induk Distribusi Lampung (UID Lampung) telah mengumumkan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) secara menyeluruh untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 67 unit SPKLU akan tersebar di 40 lokasi strategis sepanjang jalur mudik di wilayah Lampung, memastikan jangkauan yang luas bagi pemudik.
Langkah proaktif ini diambil guna mengakomodasi lonjakan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik yang terus meningkat, sekaligus menjamin kelancaran perjalanan para pemudik. Kesiapan ini mencakup penambahan fasilitas SPKLU serta peningkatan keandalan pasokan listrik di setiap titik pengisian, demi pengalaman mudik yang tanpa hambatan.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyatakan bahwa persiapan ini adalah bagian dari komitmen PLN untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Tujuannya adalah memastikan pemudik dapat menempuh perjalanan dengan aman dan nyaman selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, tanpa kekhawatiran kehabisan daya.
Peningkatan Minat Kendaraan Listrik dan Ketersediaan SPKLU
Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Lampung menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir, menjadi indikator kuat berkembangnya ekosistem kendaraan listrik. Hal ini terlihat jelas dari data transaksi pengisian daya di SPKLU yang terus melonjak secara eksponensial.
Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 3.360 kali transaksi pengisian di SPKLU dengan konsumsi energi mencapai 58.672 kWh. Angka ini meningkat drastis pada tahun 2025, mencapai 15.659 kali transaksi dengan total konsumsi energi sebesar 358.303 kWh, menandakan adopsi yang lebih luas.
"Peningkatan transaksi SPKLU yang cukup signifikan menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus tumbuh," ujar Rizky Mochamad. "Karena itu, kami memastikan kesiapan SPKLU di sepanjang jalur tol serta keandalan pasokan listrik agar pemudik pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama periode Ramadhan dan Idul Fitri."
Selain 67 unit SPKLU utama, PLN UID Lampung juga menyiapkan 3 unit SPKLU emergensi yang disiagakan khusus untuk mengantisipasi kondisi darurat. Fasilitas tambahan ini akan sangat membantu pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya di luar titik SPKLU yang telah tersedia, memberikan rasa aman ekstra.
Jaminan Keandalan Listrik dan Posko Siaga 24 Jam untuk Pemudik
Selain menambah jumlah SPKLU, PLN UID Lampung juga memberikan perhatian serius pada keandalan sistem kelistrikan yang menyuplai fasilitas pengisian kendaraan listrik. Pengecekan menyeluruh dilakukan pada jaringan distribusi, peralatan pendukung, serta seluruh komponen vital lainnya.
Petugas di lapangan juga disiagakan secara optimal untuk memastikan operasional SPKLU berjalan lancar tanpa hambatan teknis. Hal ini krusial untuk menjaga ketersediaan daya bagi kendaraan listrik, sehingga pemudik tidak perlu khawatir akan antrean panjang atau gangguan selama periode mudik.
Sebagai bagian integral dari masa siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, PLN UID Lampung mendirikan posko siaga kelistrikan yang beroperasi 24 jam penuh. Posko ini dilengkapi dengan personel terlatih yang siap mengantisipasi dan menangani potensi gangguan listrik dengan cepat dan efektif.
Langkah-langkah komprehensif tersebut bertujuan untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap optimal bagi seluruh masyarakat, khususnya para pemudik yang mengandalkan kendaraan listrik. Keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan menjadi prioritas utama PLN dalam menyambut momen Lebaran.
Sumber: AntaraNews