PLN Kaltara Siaga Penuh Pastikan Listrik Aman Selama Lebaran 2026 di Objek Vital
PT PLN (Persero) UP3 Kalimantan Utara (Kaltara) siaga penuh menjaga pasokan listrik di berbagai objek vital selama masa perayaan Idul Fitri 1447 H/Lebaran 2026.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Kesiapsiagaan ini difokuskan pada sejumlah objek vital di wilayah tersebut. Manajer PLN UP3 Kaltara, Dody Suhendra, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan kenyamanan masyarakat.
Petugas PLN Kaltara akan bersiaga di berbagai lokasi penting, termasuk rumah sakit, masjid, serta fasilitas pemerintahan dan transportasi. Tujuan utama dari kesiapsiagaan ini adalah untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik dan memastikan seluruh layanan esensial tetap beroperasi optimal. Persiapan matang telah dilakukan jauh hari sebelum puncak perayaan Lebaran tiba.
Kesiapan daya listrik di Kaltara saat ini menunjukkan surplus yang signifikan, dengan total daya mencapai 127 MW. Sementara itu, beban puncak tertinggi tercatat sebesar 94 MW, menyisakan cadangan daya sekitar 31 MW. Kondisi ini memberikan jaminan pasokan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan listrik selama periode libur panjang Lebaran 2026.
Pengamanan Listrik di Fasilitas Kesehatan dan Ibadah
PLN UP3 Kaltara memprioritaskan pengamanan pasokan listrik di sejumlah rumah sakit yang tersebar di wilayah kerjanya. Dody Suhendra menegaskan bahwa layanan rumah sakit tidak boleh terganggu, sehingga personel disiagakan di tiga lokasi utama. Rumah sakit yang menjadi fokus pengawasan berada di Bulungan, Tarakan, dan Nunukan, memastikan operasional medis berjalan tanpa hambatan.
Selain rumah sakit, pengawasan ketat juga diberlakukan untuk lokasi Very Very Important Person (VVIP) dan beberapa masjid penting di Kaltara. Prioritas pengamanan ini mencakup lima lokasi strategis yang memerlukan keandalan listrik tinggi. Ketersediaan listrik yang stabil di tempat ibadah dan fasilitas VVIP menjadi perhatian utama selama periode Lebaran.
Kantor-kantor pemerintahan juga tidak luput dari perhatian PLN UP3 Kaltara dalam menjaga keandalan listrik. Sebanyak sembilan lokasi kantor pemerintahan dipantau secara intensif untuk memastikan seluruh aktivitas publik tetap dapat berjalan. Langkah ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung kelancaran fungsi-fungsi vital negara di masa libur panjang.
Kesiapan Infrastruktur Transportasi dan Dukungan SPKLU
Keandalan listrik di sektor transportasi menjadi fokus penting lainnya bagi PLN UP3 Kaltara, khususnya di bandara-bandara yang berada di bawah wilayah kerjanya. Tiga lokasi bandara utama, yaitu di Tarakan, Nunukan, dan Tanjung Selor, dijaga ketat pasokan listriknya. Hal ini untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, serta memastikan operasional penerbangan berjalan aman.
Dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik, PLN UP3 Kaltara juga menjaga keandalan listrik untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Lima lokasi SPKLU telah dipersiapkan secara matang untuk melayani para pemudik. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Kantor PLN UP3 Kaltara, dua di Kantor Gubernur, serta masing-masing satu di Nunukan, Tarakan, dan Tulin Onsui.
Kesiapan daya listrik secara keseluruhan di Kaltara menunjukkan kondisi yang sangat baik untuk menghadapi lonjakan kebutuhan selama Lebaran 2026. Dengan total daya sebesar 127 MW dan beban puncak 94 MW, terdapat cadangan daya sekitar 31 MW. Cadangan ini memberikan fleksibilitas dan jaminan bahwa pasokan listrik akan tetap stabil dan mencukupi bagi seluruh pelanggan.
Sumber: AntaraNews