PLN Kalselteng Siapkan 73 SPKLU untuk Dukung Mobilitas Pemudik Lebaran 2026
PLN UID Kalselteng menyiapkan 73 unit SPKLU untuk pemudik Lebaran 2026, memastikan ketersediaan pengisian daya kendaraan listrik di 46 lokasi strategis di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) telah menyiapkan infrastruktur vital untuk mendukung mobilitas pemudik Lebaran 2026. Sebanyak 73 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kini tersedia di berbagai titik strategis. Inisiatif ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan serta kelancaran perjalanan bagi pengguna kendaraan listrik selama periode mudik.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Fasilitas SPKLU tersebut tersebar di 46 lokasi di seluruh wilayah Kalselteng. Tujuannya adalah memfasilitasi pengisian daya yang mudah dan cepat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antar daerah.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menekankan pentingnya ketersediaan SPKLU ini. Hal tersebut untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi pemudik. Terutama pada momen Ramadhan hingga Idul Fitri ketika terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.
Kesiapan Infrastruktur SPKLU PLN Kalselteng
PLN UID Kalselteng telah mengidentifikasi dan menyiapkan 46 lokasi strategis untuk penempatan SPKLU. Total 73 unit SPKLU ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik. Kesiapan ini menjadi prioritas utama menjelang periode mudik Lebaran 2026.
Jarak antar SPKLU juga menjadi perhatian khusus untuk kenyamanan pengguna kendaraan listrik. Dengan rata-rata jarak sekitar 41,35 kilometer, pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya. Infrastruktur yang tersedia dinilai sangat memadai untuk mendukung perjalanan jarak jauh di wilayah Kalselteng.
Iwan Soelistijono menyatakan bahwa PLN terus berupaya memastikan keandalan infrastruktur kendaraan listrik. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman. Selain itu, upaya ini juga mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Ragam Jenis SPKLU dan Jangkauan Lokasi
Dari 73 unit SPKLU yang disiapkan, PLN UID Kalselteng menyediakan beragam spesifikasi pengisian daya. Ini disesuaikan dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang bervariasi. Pilihan daya yang beragam ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas maksimal.
Tersedia 2 unit ultra fast charging dengan daya 60 kW untuk pengisian super cepat. Selain itu, ada 10 unit fast charging dengan daya antara 25 kW hingga 50 kW. Fasilitas ini mendukung pengisian daya yang efisien bagi para pemudik.
Untuk pengisian daya menengah, terdapat 56 unit medium charging berdaya 22 kW. Sementara itu, 5 unit standar charging dengan daya 7 kW juga tersedia. Keberagaman ini memastikan setiap jenis kendaraan listrik dapat terlayani dengan baik.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memudahkan pencarian lokasi SPKLU terdekat. Pengguna juga dapat memantau ketersediaan fasilitas pengisian daya secara real time.
Komitmen PLN dalam Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Keberadaan SPKLU yang tersebar luas merupakan bagian dari upaya PLN. Ini dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Inisiatif ini mendukung transisi energi menuju penggunaan energi yang lebih bersih.
PLN terus memperluas dan memperkuat jaringan SPKLU di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Tujuannya agar pengguna kendaraan listrik semakin mudah menemukan fasilitas pengisian daya. Baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Melalui berbagai kesiapan ini, PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal. Komitmen ini juga mendukung mobilitas masyarakat yang lebih ramah lingkungan. Terutama selama periode penting seperti Ramadhan hingga Idul Fitri.
Sumber: AntaraNews