PERURI Sabet Silver Award HREA 2025: Inovasi SDM Kunci Daya Saing di Era Digital
PERURI berhasil meraih Silver Award Human Resources Excellence Awards (HREA) 2025 berkat inovasi pengelolaan SDM di era digital, menegaskan komitmennya terhadap pengembangan talenta.
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Mereka berhasil meraih penghargaan Human Resources Excellence Awards (HREA) 2025. Penghargaan prestisius ini diberikan atas inovasi luar biasa dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di era digital. Pencapaian ini menegaskan posisi PERURI sebagai pelopor dalam pengembangan talenta.
PERURI dianugerahi Silver Award untuk kategori “Excellence in HR Innovation” pada ajang tahunan tersebut. Penilaian berfokus pada kontribusi inovasi SDM terhadap pencapaian perusahaan melalui strategi yang efektif, penerapan teknologi digital, dan penguatan budaya pembelajaran berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen PERURI dalam menghadapi tantangan era disrupsi teknologi.
Pencapaian ini juga menunjukkan bahwa strategi pengembangan sumber daya manusia yang diterapkan PERURI telah berjalan dengan baik. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi perusahaan lain untuk terus berinovasi dalam pengelolaan SDM. PERURI terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang adaptif dan mendukung pertumbuhan karyawan secara berkelanjutan.
Transformasi Budaya Kinerja PERURI Diakui Lewat HREA 2025
Penghargaan Silver Award dalam kategori “Excellence in HR Innovation” yang diraih PERURI merupakan pengakuan atas upaya signifikan perusahaan. Kategori ini secara khusus menilai bagaimana inovasi SDM berkontribusi pada pencapaian perusahaan melalui strategi yang efektif dan pemanfaatan teknologi digital. Ini juga mencakup penguatan budaya pembelajaran berkelanjutan di seluruh lini organisasi.
Kepala Divisi Sumber Daya Manusia PERURI, Andhyka Gautama Setyawan, menyatakan bahwa penghargaan ini mempertegas arah transformasi. "Penghargaan ini mempertegas bahwa transformasi budaya kinerja yang kami jalankan berada di jalur yang tepat dan berdampak nyata bagi organisasi,” ujar Andhyka Gautama Setyawan dalam keterangan tertulis di Jakarta. Pernyataan ini menunjukkan keyakinan PERURI terhadap strategi yang telah diimplementasikan.
Pengakuan dari HREA 2025 memberikan validasi penting bagi PERURI. Ini menunjukkan bahwa investasi perusahaan dalam inovasi SDM tidak hanya menghasilkan perubahan internal tetapi juga diakui oleh pihak eksternal. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan kompetensi hingga adaptasi terhadap perubahan teknologi yang cepat.
Strategi Inovatif PERURI dalam Pengembangan Talenta Digital
PERURI menempatkan pengembangan talenta sebagai prioritas strategis utama dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan merancang berbagai pembaruan sistem dan program SDM. Tujuannya adalah memastikan seluruh pegawai PERURI memiliki kompetensi digital, ketangkasan kerja, dan pola pikir inovatif yang dibutuhkan dalam era disrupsi teknologi yang terus berkembang.
Inisiatif yang dilakukan PERURI meliputi pengembangan platform pembelajaran digital yang komprehensif. Selain itu, ada pemetaan kompetensi berbasis data yang akurat serta program akselerasi talenta. Program-program ini memungkinkan karyawan berkembang lebih cepat dan lebih adaptif terhadap tuntutan pasar kerja yang dinamis. Inovasi SDM ini menjadi tulang punggung daya saing perusahaan.
Andhyka Gautama Setyawan juga menambahkan bahwa inovasi SDM adalah fondasi daya saing jangka panjang perusahaan. "Kami percaya bahwa inovasi SDM adalah fondasi daya saing jangka panjang perusahaan. Melalui inisiatif seperti pengembangan platform pembelajaran digital, pemetaan kompetensi berbasis data, serta program akselerasi talenta yang memungkinkan karyawan berkembang lebih cepat dan lebih adaptif,” tambahnya. Hal ini menunjukkan visi jangka panjang PERURI.
Komitmen Berkelanjutan PERURI untuk SDM Unggul dan Adaptif
Ke depan, PERURI berkomitmen untuk terus memperluas inovasi di bidang SDM. Ini termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pengembangan talenta, otomatisasi proses HR, dan penyempurnaan leadership pipeline perusahaan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga relevansi dan efektivitas pengelolaan SDM di masa mendatang.
PERURI, kata Andhyka, meyakini membangun talenta unggul dan adaptif merupakan kunci untuk menghadirkan layanan yang makin baik bagi masyarakat. Hal ini juga sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat nasional maupun global. Visi ini selaras dengan tujuan nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
HREA sendiri merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada organisasi di Indonesia atas komitmen dalam menghadirkan transformasi dan inovasi di bidang manajemen sumber daya manusia. Memasuki edisi ke-7, penyelenggaraan tahun ini menyoroti strategi dan kebijakan HR yang transformatif serta berpengaruh langsung terhadap peningkatan kinerja organisasi dan keberlanjutan bisnis.
Sumber: AntaraNews