Perkuat Swasembada Energi, Pertamina Tegaskan Komitmen Dukung Perekonomian Nasional
PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung swasembada energi nasional dan ekonomi masyarakat melalui strategi integrasi bisnis hilir dan program pemerataan akses energi.
PT Pertamina (Persero) menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung Astacita pemerintah dalam pencapaian swasembada energi. Komitmen ini juga mencakup penguatan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi yang berkelanjutan dan strategis.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyatakan bahwa sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina terus berupaya meningkatkan layanan energi kepada masyarakat luas. Hal ini dilakukan termasuk melalui penguatan struktur bisnis internal perusahaan.
Langkah strategis yang diambil meliputi integrasi bisnis hilir melalui pembentukan Subholding Downstream. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat rantai pasok, meningkatkan efisiensi operasional, serta memastikan ketahanan jangka panjang.
Strategi Integrasi Bisnis Hilir untuk Ketahanan Energi
Pertamina telah mengambil langkah signifikan dengan melakukan integrasi bisnis hilir melalui pembentukan Subholding Downstream. Langkah ini merupakan hasil pertimbangan matang dan dukungan dari berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk memperkuat sistem distribusi energi nasional secara menyeluruh.
Simon Aloysius Mantiri menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (11/2/2026) ini membahas berbagai strategi Pertamina ke depan.
Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan dan memperkuat rantai pasok energi. Dengan demikian, ketahanan (resiliency) operasional Pertamina dapat terjaga dalam jangka panjang, mendukung ketersediaan energi nasional.
Peran Pertamina dalam Pemerataan Akses Energi dan Penanganan Bencana
Selain fokus pada bisnis hilir, Pertamina juga aktif dalam mendukung ekosistem distribusi energi di desa-desa. Hal ini dilakukan melalui partisipasi dalam Program Koperasi Desa Merah Putih, memastikan akses energi yang merata bagi masyarakat.
Simon Mantiri menambahkan bahwa Pertamina melakukan koordinasi intensif lintas pemangku kepentingan. Koordinasi ini penting agar setiap program dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan dampak langsung yang positif bagi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengapresiasi gerak cepat Pertamina dalam menyalurkan energi di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi. Respons cepat ini terlihat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menunjukkan kesigapan Pertamina.
Tantangan Penyaluran Subsidi dan Pengawasan DPR
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menyampaikan temuan lapangan saat inspeksi mendadak di SPBU Km 13, Kecamatan Balikpapan Utara. Ia menemukan antrean panjang truk beroda 10 yang hendak mengisi solar subsidi.
Setelah ditelusuri, kendaraan-kendaraan tersebut seharusnya mengisi solar industri atau tidak berhak mendapatkan subsidi sesuai regulasi yang berlaku. Solar subsidi sendiri diperuntukkan bagi angkutan umum dan kendaraan pengangkut bahan pokok tertentu.
Nurdin Halid menjelaskan bahwa antrean tersebut bukan disebabkan oleh kurangnya pasokan atau pelayanan Pertamina. Namun, antrean sengaja dilakukan untuk mengambil selisih dari harga solar subsidi, sehingga berapapun pasokan solar subsidi akan selalu habis.
Sumber: AntaraNews