Perajin UMKM Serang Siap Mendunia: Belajar dari Sukses Ardelya Craft Tembus Pasar Global
Pemkab Serang membekali perajin UMKM Serang dengan pelatihan kerajinan tangan untuk menembus pasar global. Simak bagaimana upaya ini membuka peluang baru dan meningkatkan kualitas produk!
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag), menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Sebanyak 20 perajin dari tujuh kecamatan di Serang mendapatkan pelatihan intensif dalam bidang kerajinan tangan atau handmade.
Pelatihan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas serta keterampilan para perajin, membuka jalan bagi produk-produk lokal untuk bersaing di pasar global. Inisiatif strategis ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan kreativitas di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Agustus 2025 di UTC Dago Hotel Bandung, merupakan hasil kolaborasi penting. Diskoumperindag Kabupaten Serang bekerja sama dengan CV Ardelya Kriya Nusantara (Ardelya Craft) dan didukung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung.
Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk Lokal
Sekretaris Diskoumperindag Kabupaten Serang, Shinta Asfilian Harjani, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Serang untuk mengembangkan potensi UMKM. Kerajinan tangan memiliki nilai seni dan ekonomi yang sangat tinggi, sehingga peningkatan keterampilan perajin menjadi krusial.
Melalui program ini, peserta didorong untuk menghasilkan produk-produk yang tidak hanya kreatif tetapi juga inovatif. Harapannya, produk-produk buatan Perajin UMKM Serang dapat memenuhi standar kualitas internasional dan diminati oleh konsumen global.
Kerja sama dengan Ardelya Craft, sebuah entitas yang telah berhasil menembus pasar internasional, menjadi inspirasi utama. Keberhasilan Ardelya Craft diharapkan dapat menjadi model bagi para perajin lokal untuk mencapai kesuksesan serupa di kancah global.
Membangun Komunitas Perajin yang Solid dan Berdaya
Selain peningkatan kapasitas produk, pelatihan ini juga memiliki tujuan penting lainnya, yaitu membangun komunitas yang solid di antara para perajin. Shinta Asfilian Harjani menekankan bahwa komunitas merupakan faktor penting bagi perajin handmade untuk dapat lebih berkembang dan saling mendukung.
Komunitas yang kuat memungkinkan perajin untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan bahkan sumber daya. Hal ini sangat penting dalam menghadapi tantangan pasar serta menciptakan ekosistem UMKM yang lebih tangguh dan berkelanjutan di Kabupaten Serang.
Peserta pelatihan ini dipilih sebagai pionir-pionir perajin handmade yang tersebar di Kabupaten Serang. Mereka diharapkan dapat menularkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh kepada perajin lain di wilayah masing-masing, menciptakan efek domino positif bagi seluruh sektor UMKM.
Jangkauan Pelatihan dan Harapan Masa Depan
Kepala Bidang Perindustrian Diskoumperindag Kabupaten Serang, Ayu Mira Kusumaningtiyas, merinci bahwa 20 peserta pelatihan berasal dari empat komunitas handmade. Mereka mewakili tujuh kecamatan berbeda, meliputi Bojonegara, Anyar, Kragilan, Bandung, Petir, Kramatwatu, dan Cinangka.
Keberagaman asal peserta menunjukkan komitmen Pemkab Serang untuk meratakan kesempatan pengembangan UMKM di seluruh wilayah. Ini juga memastikan bahwa dampak positif dari pelatihan ini dapat dirasakan secara luas oleh berbagai komunitas perajin.
Dengan bekal keterampilan baru dan semangat komunitas yang terbangun, Perajin UMKM Serang diharapkan mampu menciptakan produk-produk unggulan yang berdaya saing tinggi. Langkah ini merupakan investasi jangka panjang untuk kemajuan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: AntaraNews