Pemerintah Kabupaten Banggai Tingkatkan Kapasitas 50 Pelaku Usaha Kriya untuk Ekonomi Daerah Berdaya

Pemkab Banggai bersama Dekranasda sukses tingkatkan kapasitas 50 pelaku usaha kriya, mendorong inovasi produk dan memperkuat ekonomi daerah. Simak upaya strategis ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemerintah Kabupaten Banggai Tingkatkan Kapasitas 50 Pelaku Usaha Kriya untuk Ekonomi Daerah Berdaya
Pemkab Banggai bersama Dekranasda sukses tingkatkan kapasitas 50 pelaku usaha kriya, mendorong inovasi produk dan memperkuat ekonomi daerah. Simak upaya strategis ini! (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mengambil langkah proaktif dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Sebanyak 50 pelaku usaha kriya di wilayah tersebut mendapatkan pembinaan intensif. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menciptakan produk yang lebih inovatif dan berkualitas tinggi.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banggai. Fokus utamanya adalah memperkuat keterampilan teknis serta menambah pengetahuan baru bagi para pengrajin lokal. Inisiatif ini diharapkan mampu menyesuaikan produk kerajinan dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Pelatihan dan penguatan ini mengusung tema "Kriya Berdaya - UMKM Tangguh Ekonomi Daerah Maju". Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan sektor kriya sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi. Langkah strategis ini diharapkan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Banggai.

Memperkuat Keterampilan dan Jaringan Pelaku Usaha Kriya

Ketua Dekranasda Banggai, Syamsuarni Amirudin, menjelaskan bahwa pembinaan ini sangat penting.

"Pelaku usaha pengrajin saat ini semakin berkembang. Kita ingin meningkatkan kemampuan mereka agar dapat menyesuaikan kebutuhan pasar,"
ujarnya. Pernyataan ini menegaskan urgensi peningkatan kapasitas para pelaku usaha kriya.

Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat keterampilan teknis para pengrajin. Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan baru untuk mendorong kreativitas. Peningkatan daya saing produk menjadi fokus utama agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Peserta pelatihan, yang berasal dari berbagai kecamatan di Banggai, tidak hanya memperoleh ilmu baru. Mereka juga memiliki kesempatan berharga untuk membangun jejaring dan berkolaborasi. Forum ini memungkinkan mereka saling berbagi pengalaman dan sumber daya, menciptakan ekosistem usaha yang lebih solid.

Pemerintah kabupaten juga menunjukkan komitmen berkelanjutan. Mereka terus melakukan pendataan dan memantau perkembangan karya para pelaku usaha kerajinan. Ini memastikan bahwa dukungan yang diberikan relevan dan efektif bagi pertumbuhan sektor kriya di Banggai.

Potensi Ekonomi Kreatif dan Peran Strategis Dekranasda

Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, menyoroti potensi besar sektor ekonomi kreatif. Khususnya bidang kriya dan kerajinan, sektor ini dianggap sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Potensi ini perlu terus digali dan dikembangkan secara maksimal.

"Kehadiran Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah daerah memegang peranan penting dalam mendorong pengembangan industri kerajinan, mulai dari pembinaan, peningkatan kualitas produk, pemasaran, hingga perluasan jaringan usaha,"
kata Furqanuddin Masulili. Ini menunjukkan fungsi vital lembaga tersebut dalam mendukung pelaku usaha kriya.

Pengembangan industri kerajinan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha. Lebih jauh, ini juga berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan citra daerah. Produk kriya lokal dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan investor.

Furqanuddin Masulili berharap agar pelaku usaha dan pengurus Dekranasda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik. Harapan ini juga mencakup peningkatan kreativitas serta penguatan keterampilan dalam mengelola usaha. Dengan demikian, sektor kriya Banggai dapat terus maju dan berdaya saing.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi