Pemkab Mabar Minta NTT Mart Labuan Bajo Jadi Etalase UMKM-IKM NTT
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mendorong NTT Mart Labuan Bajo menjadi etalase produk UMKM dan IKM dari seluruh Nusa Tenggara Timur untuk menggerakkan ekonomi lokal.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) secara resmi meminta agar gerai NTT Mart di Labuan Bajo dapat berfungsi sebagai etalase utama bagi produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM) lokal. Permintaan ini mencakup seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendukung perekonomian daerah.
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyampaikan ajakan ini kepada Gubernur NTT dalam acara peluncuran NTT Mart by Dekranasda Manggarai Barat di Labuan Bajo pada Minggu, 22 Desember. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di provinsi tersebut.
NTT Mart sendiri merupakan program inovasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT yang dirancang untuk memfasilitasi pemasaran berbagai produk dari pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, diharapkan produk-produk daerah dapat lebih mudah diakses oleh pasar yang lebih luas, terutama di destinasi pariwisata seperti Labuan Bajo.
Dorongan Pemkab Mabar untuk Peningkatan Ekonomi Lokal
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menegaskan pentingnya peran NTT Mart Labuan Bajo sebagai pusat promosi produk daerah. Beliau mengajak Gubernur NTT untuk menjadikan lokasi ini sebagai etalase bagi semua produk hasil karya masyarakat NTT. Hal ini disampaikan dalam peluncuran NTT Mart by Dekranasda Manggarai Barat.
Endi memberikan apresiasi tinggi terhadap program inovatif dari Pemerintah Provinsi NTT yang dilaksanakan di Manggarai Barat. Menurutnya, program ini sangat efektif dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Kehadiran NTT Mart Labuan Bajo diharapkan mampu menjadikan rakyat sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek.
Lebih lanjut, Bupati Endi mendorong para pelaku UMKM dan pengusaha IKM di Manggarai Barat untuk memastikan ketersediaan stok produk mereka. Tujuannya adalah agar melalui NTT Mart Labuan Bajo, semua produk tersebut selalu tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat. Ini merupakan langkah strategis untuk keberlanjutan usaha.
Beliau juga menyoroti pemanfaatan teknologi yang sudah merata di kalangan masyarakat pedesaan. Kebutuhan utama saat ini adalah memastikan kecukupan modal agar produk-produk seperti tenun, kriya, dan hasil pertanian dapat terus berkembang pesat. Peningkatan kapasitas modal akan mendukung ekspansi produk di NTT Mart Labuan Bajo.
Gubernur NTT Dorong Pengembangan NTT Mart Lebih Besar
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, turut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan NTT Mart Labuan Bajo. Beliau mendorong agar gerai ini dapat diperbesar, mengingat potensi pariwisata di Labuan Bajo yang terus berkembang pesat. Konsep ini diharapkan menjadi langkah awal menuju skala yang lebih besar.
Menurut Gubernur, keberadaan NTT Mart kelas besar sangat dibutuhkan di Labuan Bajo, yang saat ini hanya sebagai pembuka. Potensi pariwisata yang tinggi dan banyaknya pelaku UMKM lokal menciptakan peluang besar untuk bermitra dengan pihak ketiga maupun investor. Ini akan memperkuat ekosistem NTT Mart Labuan Bajo.
Model bisnis seperti NTT Mart ini diyakini akan diminati oleh para pengusaha karena seluruh ekosistemnya menguntungkan. Yang lebih penting, inisiatif ini secara signifikan mendorong ekonomi kerakyatan di seluruh NTT. Keberadaan NTT Mart Labuan Bajo akan menjadi magnet bagi produk lokal.
Gubernur Laka Lena juga menekankan bahwa sudah saatnya pemerintah, yang dimotori oleh birokrasi, memiliki pola pikir pro-UMKM. Kebanggaan pemerintah adalah ketika produk rakyat, seperti tenun, kriya, dan produk lainnya, dapat terjual dengan baik. Ini menunjukkan komitmen terhadap kemajuan UMKM melalui NTT Mart Labuan Bajo.
Sumber: AntaraNews