Pascalebaran, Gotong Royong Kebersihan Pantai Pasaman Barat Libatkan Berbagai OPD dan Masyarakat
Pascalebaran, Pemkab Pasaman Barat menginisiasi gotong royong kebersihan pantai di sejumlah objek wisata. Upaya ini melibatkan OPD dan masyarakat untuk menjaga kenyamanan serta daya tarik destinasi bahari.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, aktif bergerak membersihkan objek wisata pantai. Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan setelah libur Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah, menyusul peningkatan volume sampah yang signifikan. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab dalam menjaga keindahan serta kenyamanan destinasi unggulan daerah.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal, menjelaskan bahwa gotong royong kebersihan pantai ini menyasar beberapa lokasi strategis. Area yang menjadi fokus pembersihan meliputi objek wisata Pohon Seribu Pantai Sasak, Pantai Muaro Sasak, Pantai Sikabau Parit Koto Balingka, dan Pantai RTH Air Bangis. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada tingginya angka kunjungan selama periode libur panjang.
Inisiatif gotong royong kebersihan pantai ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Pasaman Barat terkait Gerakan Indonesia Asri. Selain itu, kegiatan ini juga hasil kesepakatan bersama lintas OPD, kecamatan, dan nagari (desa). Tujuannya jelas, yakni memastikan destinasi wisata tetap bersih, menarik, dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kolaborasi Lintas Sektor Jaga Destinasi Wisata
Gotong royong kebersihan pantai di Pasaman Barat ini melibatkan personel dari Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca). Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan sinergi kuat antarlembaga pemerintah daerah. Mereka berkolaborasi untuk mengatasi permasalahan sampah yang menumpuk pasca-liburan.
Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk partisipasi aktif dari masyarakat lokal dan para pengunjung. Warga turut serta dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan wisata, menunjukkan kesadaran kolektif. Partisipasi ini sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang lestari dan menyenangkan.
Dinas Lingkungan Hidup memegang peran penting dalam mobilisasi serta pengangkutan sampah yang terkumpul selama kegiatan berlangsung. Dengan dukungan logistik yang memadai, sampah dapat diangkut secara efisien dari kawasan wisata. Hal ini memastikan bahwa area pantai dapat kembali bersih dan nyaman untuk dikunjungi.
Peningkatan Kunjungan Wisata Pascalebaran
Selama periode libur Lebaran 2026, tepatnya dari 22 hingga 29 Maret, objek wisata pantai dan pemandian di Pasaman Barat mencatat peningkatan kunjungan signifikan. Total pengunjung mencapai 131.715 orang, menunjukkan daya tarik yang kuat. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan libur Lebaran 2025 yang hanya mencapai 115 ribu orang.
Peningkatan jumlah wisatawan ini dipicu oleh masa libur Lebaran yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Durasi libur yang lebih lama memberikan kesempatan lebih banyak bagi masyarakat untuk berlibur. Kondisi ini secara langsung berdampak pada peningkatan aktivitas pariwisata di daerah.
Objek wisata yang paling banyak dikunjungi antara lain Pohon Seribu Sasak, Muaro Sasak, Pantai Sikabau Koto Balingka, Silambau Kinali, RTH Air Bangis, dan pemandian Lubuak Landua. Keramaian di lokasi-lokasi ini menggarisbawahi pentingnya menjaga kebersihan. Upaya gotong royong kebersihan pantai menjadi semakin relevan untuk menopang popularitas destinasi ini.
Komitmen Berkelanjutan untuk Lingkungan Bersih
Afrizal menyatakan harapan agar kegiatan gotong royong kebersihan pantai dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Konsistensi dalam menjaga kebersihan sangat penting untuk mempertahankan citra positif pariwisata Pasaman Barat. Program ini diharapkan menjadi agenda rutin yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Menjaga kebersihan dan daya tarik destinasi wisata merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Lingkungan yang bersih dan terawat akan menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memberikan pengalaman menyenangkan. Ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.
Inisiatif ini sejalan dengan semangat Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan pemerintah pusat. Dengan terus menggalakkan gotong royong kebersihan pantai, Pasaman Barat berkontribusi pada upaya nasional. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari di seluruh pelosok negeri.
Sumber: AntaraNews