Pasaman Barat, Sumatera Barat, mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal dan perantau pada hari kedua Lebaran 1447 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 22 Maret 2026. Kunjungan ini seiring dengan dibukanya Pesta Pekan Seni Budaya Pantai di daerah tersebut, menawarkan alternatif liburan bagi masyarakat. Objek-objek wisata pantai menjadi primadona bagi warga yang ingin menikmati suasana libur Lebaran bersama keluarga dan kerabat.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal, menyatakan bahwa Pantai Sikabau di Kecamatan Koto Balingka dan Pantai Pohon Seribu di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia telah mulai didatangi pengunjung. Mayoritas wisatawan datang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk berlibur. Meskipun belum terlalu padat, peningkatan jumlah pengunjung sudah terlihat jelas di berbagai titik wisata pantai.
Masyarakat yang datang umumnya merupakan wisatawan lokal dari Pasaman Barat sendiri serta para perantau yang pulang kampung untuk merayakan Lebaran 2026. Kunjungan wisata ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Pemerintah daerah terus berupaya memastikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengunjung selama periode libur panjang ini.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme masyarakat untuk menikmati keindahan alam Pasaman Barat terlihat dari mulai ramainya beberapa objek wisata pantai. Meskipun demikian, kepadatan pengunjung belum mencapai puncaknya karena sebagian besar warga masih disibukkan dengan kegiatan silaturahmi Lebaran. Tradisi mengunjungi sanak saudara dan famili masih menjadi prioritas utama pada hari-hari awal Lebaran.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal, memperkirakan bahwa puncak kunjungan wisata pantai akan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, dan Selasa, 24 Maret 2026. Prediksi ini didasarkan pada pola kunjungan tahun-tahun sebelumnya, di mana setelah dua atau tiga hari Lebaran, masyarakat mulai beralih fokus ke aktivitas rekreasi. Persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung pada tanggal-tanggal tersebut.
Objek-objek wisata seperti Pantai Sikabau dan Pantai Pohon Seribu diharapkan akan menjadi magnet utama bagi wisatawan. Keindahan alam yang ditawarkan, ditambah dengan suasana liburan, menjadikan pantai-pantai ini pilihan favorit. Pemerintah daerah dan pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan ketersediaan fasilitas penunjang bagi pengunjung.
Advertisement
Advertisement
Untuk memastikan pengalaman berlibur yang aman dan nyaman, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal, menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat. Pengunjung diharapkan untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi wisata. Kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian utama agar keindahan pantai tetap terjaga bagi semua.
Selain itu, pemerintah daerah secara tegas melarang adanya praktik pungutan liar kepada pengunjung. Afrizal menekankan pentingnya memberikan kesan yang baik kepada setiap wisatawan, termasuk dengan menjual makanan dan minuman dengan harga yang sesuai pasaran. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana wisata yang jujur dan menyenangkan bagi semua pihak.
Aspek keselamatan menjadi prioritas utama, terutama terkait aktivitas di air. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas mandi di pantai karena dapat membahayakan keselamatan jiwa. Bagi warga yang membawa anak kecil, pengawasan ketat sangat diperlukan. Orang tua diharapkan tidak membiarkan anak-anak bermain sendirian di tepi pantai tanpa pengawasan.
Advertisement
Berikut adalah poin-poin imbauan penting bagi pengunjung objek wisata pantai di Pasaman Barat:
Sumber: AntaraNews