Wali Kota Yogyakarta Dorong Budi Daya Ikan Saluran Irigasi: Dukung Konservasi Lingkungan dan Ekonomi Warga

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengapresiasi inovasi budi daya ikan saluran irigasi di Karangmiri, Giwangan. Program ini jaga lingkungan dan tingkatkan ekonomi warga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Yogyakarta Dorong Budi Daya Ikan Saluran Irigasi: Dukung Konservasi Lingkungan dan Ekonomi Warga
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengapresiasi inovasi budi daya ikan saluran irigasi di Karangmiri, Giwangan. Program ini jaga lingkungan dan tingkatkan ekonomi warga. (AntaraNews)

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif masyarakat Karangmiri, Giwangan, dalam memanfaatkan saluran irigasi untuk kegiatan budi daya ikan. Langkah inovatif ini dinilai sebagai upaya konkret yang mendukung konservasi lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi warga setempat. Kegiatan panen ikan ini berlangsung pada Sabtu, 20 Juni, di saluran irigasi Karangmiri, Yogyakarta.

Hasto Wardoyo menjelaskan, "Saluran irigasi yang bersih tidak hanya berfungsi mengalirkan air, tetapi juga dapat mendukung konservasi lingkungan, ketahanan pangan, serta memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat." Inisiatif ini secara signifikan berkontribusi pada keberlanjutan sumber daya air yang merupakan kebutuhan esensial bagi seluruh masyarakat. Praktik ini adalah contoh ideal dari pengelolaan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan.

Wali Kota menambahkan, "Kegiatan masyarakat ini bisa menjadi contoh bahwa ruang-ruang di sekitar dapat dimanfaatkan secara produktif melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama." Ia juga menyoroti bagaimana air yang dimanfaatkan tidak langsung mengalir ke sungai atau laut, melainkan digunakan secara optimal oleh warga, menjadi bagian dari konservasi air.

Manfaat Ganda: Konservasi Lingkungan dan Ketahanan Pangan

Wali Kota Hasto Wardoyo menegaskan bahwa saluran irigasi yang bersih memiliki fungsi lebih dari sekadar mengalirkan air. Pemanfaatan saluran irigasi untuk budi daya ikan secara langsung mendukung upaya konservasi lingkungan yang berkelanjutan. Ini memastikan saluran air tetap terjaga kebersihannya dan aliran air tetap lancar, sehingga mengurangi potensi genangan serta menjaga ekosistem air.

Inisiatif budi daya ikan saluran irigasi ini juga berperan penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air di wilayah perkotaan. Hasto Wardoyo menyatakan, "Dan jangan lupa ini adalah bagian dari konservasi air, karena dengan air itu tidak dibiarkan langsung lari ke sungai, langsung ke laut, maka airnya dimanfaatkan oleh warga." Ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam.

Selain aspek lingkungan, program ini juga berkontribusi signifikan pada ketahanan pangan lokal di tingkat komunitas. Masyarakat dapat memanen ikan secara reguler, yang tidak hanya menjadi sumber protein hewani yang sehat. Ini juga menjadi contoh nyata bagaimana lingkungan sekitar, bahkan saluran irigasi, dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga.

Dorong Ekonomi Sirkular dan Semangat Gotong Royong

Program budi daya ikan saluran irigasi di Karangmiri ini menjadi wujud kolaborasi yang erat dalam menjaga kebersihan saluran irigasi dan mengembangkan budi daya perikanan. Uniknya, pakan ikan yang digunakan memanfaatkan sisa-sisa makanan rumah tangga yang dikumpulkan secara terorganisir oleh dasawisma. Hal ini secara efektif menciptakan lingkungan yang bersih dan produktif melalui implementasi konsep ekonomi sirkular yang inovatif.

Hasto Wardoyo menjelaskan, "Tidak hanya sekadar olah sampah, tetapi sampai ke hilirnya lagi, multiplier effectnya, dan ekonomi sirkularnya jalan. Karena dari sisa makanan rumah tangga dikumpulkan oleh dasawisma." Setiap dasawisma bahkan memiliki kapling kolam sendiri untuk memelihara ikan, memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab.

Panen ikan yang dilakukan secara reguler dari budi daya ikan saluran irigasi ini mampu menghasilkan pendapatan tambahan yang berarti bagi warga. Ini menunjukkan bagaimana kegiatan produktif dapat muncul dari semangat gotong royong dan kepedulian bersama antarwarga. Masyarakat secara aktif berpartisipasi dalam program yang memberikan keuntungan finansial langsung, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dukungan Pemkot Yogyakarta dan Potensi Replikasi Program

Pemerintah Kota Yogyakarta (Pemkot Yogyakarta) menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat berbagai program pengolahan sampah yang telah berjalan. Ini termasuk program emberisasi untuk pengumpulan sampah organik sisa-sisa makanan dari rumah tangga. Dukungan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan efektivitas program-program serupa di seluruh wilayah kota.

Wali Kota Hasto Wardoyo mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika membutuhkan lebih banyak ember atau fasilitas pendukung lainnya untuk program ini. Ia menegaskan, "Kalau saat ini dirasa embernya kurang jangan segan-segan lapor ke kami embernya kurang berapa. Ini nanti kita akan tindak lanjuti." Pemkot Yogyakarta siap menindaklanjuti kebutuhan tersebut dengan cepat.

Hasto berharap pengelolaan lingkungan dan sampah yang sukses di Karangmiri Giwangan dapat direplikasi di tempat lain di Yogyakarta. Program ini diharapkan menjadi contoh praktik terbaik yang dapat ditiru oleh kampung-kampung lain yang ingin mengembangkan potensi lingkungannya. Dengan demikian, manfaat konservasi air, peningkatan ketahanan pangan, dan pertumbuhan ekonomi lokal dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi