Pakar Keuangan: Kebiasaan Menabung Membuat Anda Semakin Miskin
Kiyosaki bahkan menuliskan kebiasaan orang kaya tidak bekerja untuk menabung.
Pakar keuangan ternama dan penulis buku “Rich Dad, Poor Dad” Robert Kiyosaki memiliki pandangan yang berbeda tentang menabung.
Dia menyebut, kegiatan menabung uang tunai sebenarnya membuat Anda menjadi semakin miskin. Hal ini disampaikan Robert Kiyosaki melalui akun x pribadinya (sebelumnya Twitter).
"(Menabung) membuat orang kaya semakin kaya, dan orang miskin dan kelas menengah semakin miskin," tulis Robert Kiyosaki sebagaimana diberitakan Gobankingrates.com, dikutip Selasa (25/3).
Dalam lanjutan cuitannya, Kiyosaki bahkan menuliskan kebiasaan orang kaya tidak bekerja untuk menabung. Menabung diibaratkannya adalah pecundang.
Kiyosaki menjelaskan bahwa kegiatan menabung tanpa disadari mengikis nilai mata uang akibat inflasi dan sebagainya. Hal ini justru membuat masyarakat kehilangan daya belinya.
"Dolar AS tidak lagi didukung oleh emas atau komoditas lainnya. Semakin banyak uang yang dicetak pemerintah AS, semakin rendah nilai setiap dolar," ucapnya.
Mulai Investasi
Untuk itu, dia menyarankan untuk masyarakat memutar sebagian uangnya untuk berinvestasi agar memperoleh imbalan hasil atas kerja kerasnya. Emas dan perak menjadi salah satu instrumen investasi yang diyakini memiliki prospek cerah sekaligus aman.
"Silakan mulai menabung Emas, Perak, & Bitcoin," sebutnya.
Dia mencontohkan, emas mempertahankan nilainya dan mengikuti inflasi. Jika Anda menginvestasikan sekitar USD50.000 sepuluh tahun lalu dalam bentuk emas, jika Anda mengubahnya menjadi uang tunai sekarang, Anda akan tetap mampu membeli semua yang mampu Anda beli 10 tahun lalu, dan bahkan lebih.
Namun, ada beberapa alasan bagus untuk menyimpan uang tunai. Para ahli menyarankan untuk menyimpan uang tunai senilai tiga bulan hingga satu tahun untuk biaya hidup di rekening tabungan berbunga tinggi.