Muscab VII HIPMI Tanah Laut: Perkuat Strategi Pengusaha Muda untuk Ekonomi Daerah
Muscab VII HIPMI Tanah Laut fokus merumuskan strategi penguatan organisasi dan peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi lokal, menjadi momentum penting konsolidasi dan evaluasi.
Musyawarah Cabang (Muscab) VII Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, telah sukses diselenggarakan. Acara penting ini berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026, di Gedung Sarantang Saruntung. Fokus utama Muscab adalah merumuskan strategi komprehensif untuk penguatan organisasi serta peningkatan peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah.
Sekretaris Daerah Tanah Laut, Ismail Fahmi, secara resmi membuka kegiatan tersebut, menandai dimulainya forum konsolidasi penting ini. Muscab VII HIPMI Tanah Laut juga menjadi ajang evaluasi program kerja yang telah berjalan. Selain itu, pemilihan kepengurusan baru untuk periode selanjutnya juga menjadi agenda krusial dalam pertemuan tersebut.
Ismail Fahmi dalam sambutannya menekankan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi semata. Menurutnya, ini merupakan momentum strategis untuk menentukan arah gerak HIPMI ke depan. Harapannya, Muscab ini akan melahirkan kepemimpinan yang visioner, inovatif, serta adaptif menghadapi berbagai tantangan zaman.
Fokus Strategis Muscab HIPMI Tala
Muscab VII HIPMI Tanah Laut difokuskan untuk mengkonsolidasikan kekuatan internal organisasi. Forum ini menjadi wadah penting dalam mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya. Berbagai rekomendasi strategis juga disusun untuk memajukan organisasi di masa mendatang.
Ismail Fahmi menegaskan bahwa penguatan organisasi HIPMI harus selaras dengan visi pembangunan daerah. Hal ini bertujuan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berdaya saing tinggi. Pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi pengusaha muda.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pengusaha muda mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan sektor riil. Kemajuan daerah tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah saja. Sinergi kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.
Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Muda
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut secara aktif mendorong sinergi dengan kalangan pengusaha muda. Sekretaris Daerah Tanah Laut, Ismail Fahmi, menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah. Mereka siap mendukung peran HIPMI dalam memajukan perekonomian lokal.
Melalui Muscab VII ini, HIPMI diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah. Kerja sama ini penting dalam pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, pengembangan sektor unggulan daerah juga menjadi prioritas bersama.
Keterlibatan aktif pengusaha muda diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Peningkatan pendapatan masyarakat juga menjadi target utama dari kolaborasi ini. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Mendorong Sektor Unggulan Daerah
Dalam pembahasan Muscab, beberapa sektor unggulan daerah menjadi fokus perhatian. Sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Selain itu, perkebunan, pertambangan, dan ekonomi kreatif juga dibahas secara mendalam.
Sektor-sektor ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Laut secara berkelanjutan. HIPMI diharapkan dapat mengidentifikasi peluang investasi. Mereka juga diharapkan mampu mengembangkan inovasi di sektor-sektor tersebut.
Pelaksana Tugas Ketua Umum BPC HIPMI Tanah Laut, Imam Choiri Sutrisno, mengajak seluruh anggota. Ia menyerukan untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi lintas sektor dalam organisasi. Ini penting untuk memaksimalkan potensi daerah.
Solidaritas dan Kolaborasi Lintas Sektor
Imam Choiri Sutrisno menekankan pentingnya solidaritas di antara anggota HIPMI. Ia juga mengajak untuk membangun kolaborasi lintas sektor yang kuat. "Jadikan HIPMI sebagai rumah yang inklusif," ujarnya. Ini adalah tempat berdiskusi dan berkolaborasi.
Kolaborasi ini sangat vital dalam mengembangkan potensi unggulan daerah. Sektor seperti perkebunan, pertambangan, dan pariwisata menjadi contoh utama. Melalui kerja sama ini, HIPMI dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Tanah Laut.
Muscab VII HIPMI Tanah Laut diharapkan menghasilkan kepengurusan yang solid. Selain itu, rumusan program kerja yang konkret dan aplikatif juga sangat dinantikan. Hal ini demi memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Sumber: AntaraNews