Sorot
{{caption}}
Ditangkap KPK, Ini Kasus yang Menjerat Bupati Langkat Syah Afadin

{{caption}}
OTT Bupati Langkat Terkait Suap Proyek

{{caption}}
Kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap KPK

{{caption}}
Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI

{{caption}}
Kelakar Pramono Kena Semprot Istri Gara-gara Aturannya Sendiri

{{caption}}
Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

Topik Terkait
{{caption}}
Inflasi Tahunan Mei 2026 Tembus 3,08 Persen, Emas dan Minyak Goreng Jadi Penyebab Utama

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

{{caption}}
Inflasi Mei 2026 Tembus 0,28 Persen, Didorong Mahalnya Harga Cabai dan Beras

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau.

{{caption}}
BPS Catat Inflasi Jakarta Capai 2,12 Persen di April 2026, Dipicu Kenaikan Harga Tembakau dan Makanan

Dari sisi tren tahunan, inflasi Jakarta pada April 2026 tercatat lebih rendah dibandingkan April 2025 sebesar 2,21 persen.

{{caption}}
Emas Perhiasan Deflasi 3,76 Persen Pasca Inflasi 30 Bulan Berturut-turut

Kelompok barang untuk perawatan pribadi dan jasa lainnya tercatat mengalami deflasi sebesar 0,99 persen, menjadi yang terdalam sejak Januari 2020.

BPS
{{caption}}
20 Komoditas Pemicu Inflasi Papua Maret 2026: Emas Perhiasan hingga Tarif Listrik

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua melaporkan 20 komoditas dominan menyumbang inflasi Papua Maret 2026 sebesar 3,50 persen (y-on-y), membuat pembaca penasaran penyebabnya.

{{caption}}
Inflasi Indonesia Maret 2026 Tembus 3,48%, Naik Dibanding Tahun Lalu

Inflasi Indonesia pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan tahun lalu.

{{caption}}
Data BPS: Inflasi Februari 2026 Tembus 0,68 Persen, Dipicu Daging Ayam dan Emas

Adapun komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau tersebut yaitu pertama, daging ayam ras.

BPS
{{caption}}
Desember 2025 Inflasi 0,64 Persen, BPS: Emas dan Tembakau Jadi Biang Keroknya

Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau adalah cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,17 persen.

{{caption}}
Cuaca Ekstrem dan Harga Emas Dorong Inflasi Jawa Barat November 2025

BPS Jawa Barat melaporkan Inflasi Jawa Barat November 2025 mencapai 0,16 persen secara bulanan, dipicu oleh cuaca ekstrem yang pengaruhi pasokan hortikultura dan tingginya harga emas perhiasan.

{{caption}}
Inflasi Oktober 2025 Capai 2,86 persen, Emas Perhiasan Jadi Biang Keroknya

Secara tahunan, terjadi inflasi sebesar 2,86 persen, sedangkan secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 2,10 persen.

{{caption}}
BPS: Emas Perhiasan Alami Inflasi Level Tertinggi dalam 5 Bulan

Kenaikan ini membuat emas perhiasan menjadi salah satu komoditas utama penyumbang inflasi nasional bulan September.

{{caption}}
BPS: Maluku Utara Alami Deflasi Terdalam, Sumatera Utara Inflasi Tertinggi di Agustus 2025

Adapun di pulau Jawa yang mengelami deflasi terendah adalah DKI Jakarta 0,05 persen, dan deflasi terdalam terjadi di Banten 0,32 persen.

{{caption}}
Ditopang Ekspor Olahan Nikel Hingga Sawit, Neraca Perdagangan Non-Migas RI Surplus USD 16,31 M

BPS mencatat ekspor produk olahan nikel hingga Mei 2026 mencapai USD 5,41 miliar atau naik 61,06 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

{{caption}}
BPS: Inflasi Indonesia Tetap Terkendali Hingga Juni 2026

Selain itu, Ateng pun menyebut kelompok transportasi sebagai kontributor inflasi tahunan terbesar kedua pada Juni 2026.

{{caption}}
6 Juta Turis Asing Berkunjung ke Indonesia di Januari-Mei 2026, Tertinggi Sejak 2020

Selama Mei 2026, mayoritas kunjungan wisman merupakan pemegang paspor Malaysia sebanyak 298,21 ribu kunjungan (21,58 persen).

{{caption}}
Ekspor Indonesia Turun 5,73 Persen di Mei 2026

Penurunan nilai ekspor Mei 2026 secara tahunan (YoY) terutama didorong oleh melemahnya ekspor beberapa komoditas non migas.

{{caption}}
Surplus Dagang RI 72 Bulan Akhirnya Terhenti, Kini Defisit USD 1,61 Miliar

Defisit pada Mei 2026 terutama disebabkan oleh neraca perdagangan komoditas minyak dan gas bumi (migas) yang minus USD 3,76 miliar.

{{caption}}
Wali Kota Singkawang Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data Akurat

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyerukan partisipasi aktif masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026, menekankan pentingnya data akurat untuk perencanaan pembangunan daerah.

bps