KAI Daop 7 Madiun Pastikan Keberangkatan KA Tetap Normal Meski Ada Genangan Air di Pekalongan
Genangan air di Pekalongan tidak menghambat Keberangkatan KA Madiun dan sekitarnya. PT KAI Daop 7 Madiun memastikan semua perjalanan kereta api jarak jauh tetap sesuai jadwal, memberikan ketenangan bagi ribuan penumpang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan bahwa genangan air yang melanda jalur kereta api di sekitar Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, Jawa Tengah, tidak berdampak pada jadwal keberangkatan kereta api dari wilayahnya. Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa seluruh Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) tujuan Jakarta tetap berangkat tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Situasi ini menunjukkan kesigapan KAI dalam menjaga operasional di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Pernyataan ini disampaikan pada hari Sabtu, 17 Januari, setelah adanya laporan genangan air di beberapa titik jalur kereta api. Meskipun demikian, KAI Daop 7 Madiun telah melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Langkah proaktif ini diambil untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat dan calon penumpang.
Keberangkatan KA Madiun dan sekitarnya, termasuk KA Brantas relasi Stasiun Blitar–Pasar Senen, tetap berjalan normal dari Stasiun Blitar pada pukul 12.55 WIB. Hal ini penting untuk menjaga mobilitas masyarakat yang mengandalkan transportasi kereta api. KAI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik di setiap kondisi.
Jaminan Keberangkatan KA Jarak Jauh dari Daop 7 Madiun
Tohari menjelaskan bahwa beberapa KAJJ lain yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun dan melewati lintas Sragi–Pekalongan juga dipastikan berangkat tepat waktu. Kereta-kereta tersebut meliputi KA Matarmaja relasi Malang–Pasar Senen, KA Majapahit relasi Malang–Pasar Senen, dan KA Brawijaya relasi Malang–Gambir. Semua keberangkatan ini telah direncanakan dengan matang untuk meminimalkan dampak genangan air.
Selain itu, KAJJ dari Daop 7 Madiun yang menggunakan lintas selatan dan tidak melewati Stasiun Sragi maupun Stasiun Pekalongan juga beroperasi normal. Contohnya adalah KA 143 Madiun Jaya relasi Stasiun Madiun–Pasar Senen, yang berangkat dari Madiun pukul 07.55 WIB. Ini menunjukkan diversifikasi rute yang dimiliki KAI untuk mengantisipasi gangguan.
KA 149 Singasari relasi Stasiun Blitar–Pasar Senen juga berangkat dari Blitar pukul 16.40 WIB, sementara KA 161 Bangunkarta relasi Stasiun Jombang–Pasar Senen berangkat dari Jombang pukul 06.55 WIB. Seluruh jadwal ini memastikan bahwa Keberangkatan KA Madiun dan sekitarnya tetap terjaga. KAI berkomitmen untuk menjaga ketepatan waktu perjalanan kereta api.
Lonjakan Penumpang dan Ketersediaan Tiket
KAI Daop 7 Madiun mencatat adanya peningkatan volume penumpang signifikan selama masa libur akhir pekan hingga hari ini mencapai 48.878 pelanggan, dengan rincian 24.665 pelanggan berangkat dan 24.213 pelanggan datang. Angka ini bersifat dinamis dan dapat berubah seiring waktu, menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api.
Secara spesifik, volume penumpang pada hari ini tercatat sebanyak 8.936 pelanggan, terdiri dari 4.665 pelanggan berangkat dan 4.271 pelanggan datang. Puncak volume penumpang sementara terjadi pada Kamis (15/1) dengan 16.796 pelanggan, sedangkan pada Jumat (16/1) tercatat 14.667 pelanggan. Data ini memberikan gambaran jelas tentang pola perjalanan penumpang.
Pihak KAI juga memastikan bahwa ketersediaan tempat duduk untuk KAJJ ke berbagai tujuan masih cukup banyak tersedia. Bagi masyarakat yang berencana bepergian dan belum memiliki tiket, diimbau untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket lainnya yang bekerja sama dengan KAI. Ini memudahkan penumpang untuk merencanakan perjalanan mereka.
Komitmen KAI terhadap Keselamatan dan Pelayanan
Manajemen KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalur dan perjalanan kereta api. Tujuan utama dari pemantauan ini adalah memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap terjaga di setiap perjalanan. Keberangkatan KA Madiun menjadi prioritas utama dalam aspek ini.
Tohari menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur KAI untuk menghadapi berbagai kondisi, termasuk cuaca ekstrem. “KAI terus melakukan pemantauan intensif kondisi jalur dan perjalanan KA guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap terjaga,” ujar Tohari. Dengan demikian, penumpang dapat merasa aman dan nyaman selama menggunakan layanan kereta api. KAI berupaya keras untuk meminimalkan risiko gangguan perjalanan.
KAI mengimbau seluruh penumpang untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku dan menjaga kebersihan selama perjalanan. Informasi terbaru mengenai jadwal dan kondisi perjalanan dapat diakses melalui saluran resmi KAI. Ini adalah bagian dari transparansi dan pelayanan prima yang diberikan kepada publik.
Sumber: AntaraNews